30 Juli 2017, Festival Layang-layang Bantul

1
1853
Festival Layang layang (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

BANTUL, Bisniswisata.co.id: Layang-layang masih diklaim sebagai daya tarik wisata. Karena itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta bersama pelayang menggelar festival layang-layang bertajuk “Bantul Kite Festival 2017”, yang diselengarakan di kawasan Pantai Parangkusumo, Parangtritis pada 30 Juli 2017/

Festival layang-layang ini bertujuan memberi wadah bagi masyarakat atau pecinta layang-layang untuk menampilkan kreasi dan inovasi terbaru layang-layangnya. Juga untuk menarik kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara yang tertarik dengan berbagai variasi layang layang yang dilombakan.

Hingga saat ini setidaknya sudah ada sekitar 45 pelayang nasional yang mendaftar untuk menjadi peserta festival yang mengambil tema Merajut Kebersamaan dalam kebhinekaan, kemudian sekitar 10 pelayang dari wilayah lokal DIY, dan kemungkinan peserta bisa bertambah.
Juga direncanakan turut serta dua peserta eksebisi internasional, yakni Nitesh Lakum/Dreamz Kite Club dari India, satunya dari Tuk Mid/Norman Kite Club dari Malaysia.

Ada empat kategori yang dilombakan dalam Bantul Kite Festival 2017 ini yaitu kategori tradisional Mancungan, dua dimensi, tiga dimensi dan train naga. Akan diambil lima pemenang untuk masing-masing kategori. Para peserta nantinya akan dipilih juara 1, juara 2, juara 3, harapan 1 dan harapan 2. Mereka yang mendapat poin tertinggilah yang menjadi juara.

Dan setiap daerah memiliki layang-layang dengan ciri khas masing-masing. Para peserta festival tidak akan dibatasi kreatifitasnya. Meski layang-layang berbeda bentuk, warna, dan hiasan, diharapkan layang-layang tersebut dapat menjadi satu di angkasa Pantai Parangkusumo Bantul.

Juga pada festival ini dapat menyatu dalam satu langit, satu udara, satu angkasa, satu dirgantara yang sama di Indonesia. Selain itu, panitia juga menggelar kegiatan edukasi berupa workshop melibatkan 150 anak TK dan SD.

Festival layang-layang ini rutin diselenggarakan setiap tahun yang selain bertujuan mewadahi pecinta layang-layang untuk menampilkan kreasi juga melestarikan layang-layang yang ada di Indonesia.

Selain itu, mengenalkan kondisi terkini kawasan objek wisata Parangtritis yang jadi lokasi even, serta memberikan hiburan kepada wisatawan pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.