29 September 2017, Festival Apangi

0
625
Apangi atau apem difestivalkan

GORONTALO, Bisniswisata.co.id: Sepanjang bulan Muharram, Kota Gorontalo punya acara unik dan menarik. Festival Apangi atau kue apem yang akan berlangsung di Kelurahan Dembe Satu di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada 29 September 2017. Festival wisata budaya sekaligus kuliner ini menyajikan berbagai aneka ragam kuliner atau kue khas apangi.

Festival ini digelar setiap tahun oleh kelurahan, bersama LPM, tim penggerak PKK, Karang Taruna dan pengurus RT/RT, tokoh masyarakat, tokoh adat dan agama, karena sudah menjadi tradisi yang ditinggalkan leluhur. Festival bertujuan untuk memperkenalkan apangi, kue tradisional Gorontalo yang berbahan dasar tepung beras dan gula merah.

Tak hanya sebagai penganan khas daerah, kue apangi juga memiliki nilai religius dan filosofi yang penuh makna dalam perspektif budaya Gorontalo. Menurut para tetua, kue ini memiliki makna yang dalam. Gula merah melambangkan darah, keberanian atau pengorbanan sementara kue apangi berwarna putih sebagai simbol kesucian.

Kegiatan tahunan yang menunjang Dembe Satu sebagai kelurahan wisata budaya. Bahkan pelaksanaannyaa murni secara swadaya oleh seluruh masyrakat setempat. Nantinya, masyarakat akan menyajikan kue Apangi di setiap rumah-rumah, posko RT/RW, sekolah dan masjid yang tersebar di Kelurahan Dembe Satu.

Wisatawan maupun masyarakat yang nanti akan datang di festival tersebut, bisa menikmati kue Apangi secara gratis, sesuai pilihan mereka, misalnya menikmatinya di posko atau rumah warga.

Apangi Gorontalo berbahan dasar terigu, gula dan air yang dimasak secara tradisional dengan menggunakan tungku bara. Untuk menyantap makanan ini, digunakan gula merah yang dicairkan sebagai sausnya.

Selain itu, wisatawan dapat melihat langsung pembuatan kue apangi yang akan dilakukan oleh para ibu rumah tangga. Kegiatan lain yang akan memeriahkan festival tersebut yakni parade kue, makan gratis, lomba penyajian, lomba foto, bazar dan klinik bisnis.

Sambil mengunjungi Festival Apangi, juga bisa sekaligus berwisata di Gorontalo. Salah satu objek wisata di Gorontalo adalah Benteng Otanaha, peninggalan bersejarah yang dibangun oleh Portugis pada abad ke 15 di atas bukit, Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

Juga bisa berkunjung ke rumah warga Suku Bajo di Desa Torosiaje yang dikenal sebagai Kampung Bajo. Ada sekitar 250 rumah di Kampung Bajo yang berbentuk panggung di atas perairan Teluk Tomini.

Bagi pencinta pantai, jangan lewatkan Pantai Bolihutuo dalam kunjungan Anda ke Gorontalo. Pantai ini memiliki panorama berupa deretan pohon pinus, hamparan pasir putih yang menyelimuti bibir pantai, gulungan ombak berkejaran, serta birunya air laut.

Tak hanya pantai, Gorontalo juga memiliki surga di bawah laut, tepatnya di Pantai Olele, Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Pantai Olele merupakan gerbang utama menuju Taman Laut Olele, yang merupakan rumah bagi aneka biota laut seperti terumbu karang, bunga karang raksasa, dan berbagai jenis ikan.

Destinasi wisata unggulan di Gorontalo lainnya adalah Pulau Saronde yang menawarkan pemandangan berupa hamparan pasir putih dan jernihnya air laut serta pemandangan bawah laut.

Gorontalo juga memiliki destinasi wisata yang unik dan romantis, yaitu Pulo Cinta. Pulau berbentuk lambang cinta tersebut dulunya tak berpenghuni namun pulau tersebut dikembangkan menjadi kawasan resor. Ada 15 cottage yang didirikan mengelilingi pulau tersebut. Dari segi desain, bangunan setiap pondok dirancang sesuai rumah adat penduduk setempat. Tertarik? (redaksibisniswisata@gmail,com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.