29 Mei 2016, Indonesian Enduro Series 2016

0
814

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Indonesia kini memiliki sebuah ajang kompetisi enduro sepeda gunung bergengsi tingkat nasional yang dapat menjadi batu loncatan bagi para penggila sepeda gunung yang ingin menjajal kemampuannya di ajang enduro tingkat Asia bahkan tingkat
dunia.

Ajang kompetisi itu bertajuk ‘Indonesian Enduro Series 2016’, yang serie pertamanya bakal digelar dia KTH Bike Park Puncak, Bogor pada Minggu 29 Mei 2016.

Dan untuk serie kedua diselenggarakan di Klangon & Tritis Jogjakarta (31 Juli 2016), seri ketiga digelar Tutur Welang Bromo Jawa Timur (9 Oktober 2016) dan puncaknya serie keempat di Bedugul Bali (27 November 2016).

Terselenggaranya ajang ‘Indonesian Enduro Series 2016’ dari sukses digelarnya pemanasan kompetisi enduro sepeda gunung tingkat Asia di Oktober 2015.

Indonesia kebagian menjadi tuan rumah yaitu ‘The Asian Enduro Series 2015 – Warm Up’ yang terbukti meloloskan pesepeda gunung Indonesia yang tak kalah bersaing dari atlit Asia yang juga ikut berpartisipasi.

Inilah yang menjadi cikal bakal terciptanya ajang balapan yang diperuntukan bagi pesepeda gunung khusus untuk genre All Mountain.

Memang selama ini Indonesia belum memiliki ajang kompetisi enduro yang mengadaptasi standar Asian enduro dan world series. Sehingga digelar ajang ‘Indonesian Enduro Series 2016’ yang dapat dimanfaatkan oleh para penggila sepeda gunung untuk unjuk kemampuan,
menantang batas kemampuan yang dimiliki sekaligus mencari bakat terpendam yang ke depannya dapat mewakili Indonesia di ajang enduro tingkat Asia bahkan dunia.

Selain untuk menjaring pesepeda berbakat, juga tujuan utama untuk menyatukan para penghobi sepeda gunung dan mereka yang menyukai tantangan enduro dengan memberikan sensasi balapan di gunung terbaik dengan suasana yang dapat dinikmati oleh seluruh peserta.

Event ini mengusung misi mengembangkan dan memajukan disiplin enduro bagi pesepeda, olahraga dan industri sepeda di Indonesia. Sehingga kompetisi enduro sesuai standar Asian Enduro dan Enduro World Series tingkat nasional bisa jadi pembuka bagi terselenggaranya kompetisi secara rutin. Bahkan bisa masuk dalam bagian kompetisi yang terdaftar di Asian Enduro Series (AES) dan Enduro World Series (EWS).

Selain itu salah satu tujuan utama bermain sepeda All Mountain selain berolahrga juga rekreasi, maka di track yang ada di 4 kota tersebut juga memiliki pemandangan alam yang luar biasa yang dapat dinikmati sambil mengikuti kompetisi enduro ini.

Seperti track di Jogjakarta yang akan melewati ikon gunung Merapi sehingga ajang ini turut mengangkat nilai exposure daerah Klangon dan Tritis, begitu juga dengan track Tutur Welang yang dekat dengan gunung Bromo dan track Bali yang melewati danau Bedugul.

Dengan track ini, para peserta bakal menikmati sensasi enduro yang sesungguhnya karena track tersebut juga memiliki kontur tanah yang eksotik yaitu tanah yang bercampur pasir.

Untuk pelaksanaannya, ‘Indonesian Enduro Series 2016’ ini akan mengacu pada peraturan Asian Enduro Series (AES) dan Enduro World Series (EWS) yang dimana lomba akan dilakukan dengan multi special stage dengan 7 kelas yang dilombakan yaitu Men Elite, Men Open,
Junior, Master A-B-C-D dan Women.

Nantinya pemenang akan ditentukan berdasarkan waktu tercepat dari akumulasi perhitungan waktu di setiap Special Stage (SP) dimana perhitungannya menggunakan Timing System Race Digital Online dan Real Time.

Ajang ‘Indonesian Enduro Series 2016’ ini terselenggara atas kerja keras tim promotor Indonesia Enduro Series serta di dukung oleh sponsor dan partner yaitu PGN, Bagus Bike, HMS Logistik, Seven Seven, Giant-Mavic-Bell-Renthal-Evoc, Citilink (official airlines), Formula Cycle-YT-DVO-Intense-Uswe, Santa Cruz Indonesia, CCIA-Ades, Polygon, Sunpride (sebagai official fruit), MJ Bike dan Yeti Tribe Indonesia. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.