27 Mei – 27 Juni 2016, Art|Jog|16

0
1069

YOGYAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Bursa seni rupa di Yogyakarta, Art Jog 2016, kembali menyajikan radio astronomi untuk menangkap sinyal kehidupan di ruang angkasa. Pameran seni rupa kontemporer yang memasuki tahun kesembilan ini berlangsung di Jogja National Museum pada 27 Mei-27 Juni 2016.

Sebagai bagian dari perjalanan seni rupa Indonesia, Art Jog menyuguhkan sesuatu yang segar kepada publik setiap tahun. Kali ini, ada menara setinggi 36 meter lengkap dengan perangkat lampu suar dengan jangkauan 10 kilometer.

Mercusuar disertai dengan karya instalasi kinetik berbentuk blower berdiameter 2,5 meter dan dalamnya 50 meter.

Art Jog juga menampilkan karya seniman Venzha Christiawan sebagai commissioned artist. Venzha membuat karya bertajuk Indonesia Space Science Society atau ISSS. Akan ada satu antena yang dipasang di menara setinggi 36 meter dan satu kelompok antena yang dipasang di atas alat penangkap sinyal dan frekuensi.

ISSS disebut sebagai institusi yang menghubungkan masyarakat dengan ilmu pengetahuan tentang ruang angkasa. Venzha menyiapkan ide tentang ISSS sejak enam tahun lalu. kata

Venzha membuat DIY Radio Astronomy berfungsi sebagai pengganti teleskop. Selain itu, Venzha menyiapkan 12 televisi, simulasi, dan animasi bergerak yang menjelaskan tentang karyanya.

Pengunjung pameran akan mendapatkan pengetahuan tentang radio astronomi, cara mengaksesnya, dan cara membuatnya. Karya Venzha itu sejalan dengan tema Art Jog bertajuk Universal Influence.

Memang tema isu global diangkat untuk membawa dampak lebih luas terhadap pengunjung Art Jog yang datang dari beragam kalangan. Tema pengaruh universal itu ingin melihat pengaruh global terhadap seni rupa. Misalnya kemajuan teknologi, informasi, dan jaringan Internet. Art Jog kali ini, sengaja membincangkan kondisi dunia saat ini.

Tahun ini panitia mengundang 72 seniman yang dianggap punya pengaruh penting. Sejumlah seniman yang akan menampilkan karyanya di antaranya Djoko Pekik, Agus Suwage, Entang Wiharso, F.X. Harsono, Heri Dono, Rudi Mantofani, dan Wedhar Riyadi. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.