26 Maret 2016, Semarak Wayang Pesona Indonesia

0
1067

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Wayang dibuat melalui proses yang rumit dan telah dipentaskan selama berabad-abad di Pulau Jawa dan Bali. Pada 2003, UNESCO mengakui wayang dan mencatatnya sebagai mahakarya yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Dan untuk mengapresiasi kekayaan budaya Nusantara, bakal digelar beragam jenis wayang sekaligus pentasnya pada acara Semarak Wayang Pesona Indonesia. Acara langka tersebut akan diselenggarakan di Parkir Timur Senayan, Jakarta, pada 26 Maret 2016.

Semarak Wayang Pesona Indonesia akan menggelar Pameran Seni Instalasi Wayang, serta workshop dan pertunjukan wayang yang didalangi oleh Dalang Cilik Aming dan Ki Dalang Mursidin. Pentas ini akan dimulai pukul 15.30-17.00.

Jangan lewatkan juga tiga pertunjukan wayang spektakuler lainnya, yaitu Wayang Ajen yang didalangi oleh Ki Dalang Wawan Ajen (pukul 20.30-22.30), Wayang Kulit Indramayu yang didalangi oleh Ki Dalang H Anom Rusdi (pukul 22.30-00.30) dan Wayang Kulit Tuton yang didalangi oleh Ki Dalang Bambang Asmoro (pukul 00.30-02.30).

Pertunjukan ini dimaksudkan untuk mendorong kreativitas para seniman dan pelaku seni di bidang seni pedalangan dan pewayangan. Serta mendorong minat masyarakat untuk berwisata budaya dengan lebih mengenal, memahami, dan menghargai atraksi wisata budaya dalam kreasi seni pedalangan dan pewayangan.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap seni pewayangan dan juga persembahan Indonesia kepada dunia dan untuk meningkatkan citra wayang sebagai daya tarik bagi wisatawan. Pertunjukan wayang “Semarak Wayang Pesona Indonesia” dikemas dengan konsep modern, menggunakan bahasa yang mudah dicerna, dan menyajikan lakon yang lebih aktual dan kontekstual mengenai peristiwa terkini.

Nantinya, pementasan ini akan menyajikan empat jenis wayang yaitu wayang Ajen, wayang kulit Langen Budaya Indramayu, wayang kulit Tuton Jawa, dan wayang golek Mursidin Banten. Keempat jenis wayang yang memiliki ciri khas berbeda tersebut masing-masing akan disajikan oleh dalang kondang. Selain itu, untuk lebih memperkenalkan seni pertunjukan wayang kepada generasi muda juga diselenggarakan workshop seni pertunjukan wayang yang berlangsung pada sore hari sebelum acara malam pertunjukan.

Indonesia sendiri mengenal tiga jenis wayang, yaitu: wayang kulit, wayang golek dan wayang wong (wayang yang diperankan manusia). Wayang golek sangat berbeda dengan wayang kulit, bahan pembuatannya adalah kayu yang diukir sehingga membentuk benda tiga dimensi. Akan tetapi, tokoh-tokoh yang diambil tetap berasal dari cerita Ramayana dan Mahabrata. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.