25 – 28 Juli 2017, Nias Selatan Open Surfing Contest 2017

0
964
Surfing (Foto:http://www.nusatrip.com)

NIAS SUMUT, Bisniswisata.co.id: Pantai Sorake Nias, Sumatera Utara (Sumut) memang surganya bagi pecinta surfing (selancar) penjuru dunia. Pantai ini juga masuk dalam 10 besar tempat surfing terbaik di dunia bahkan disebut-sebut nomor 2 setelah Hawai. Jangan heran jika setiap bulan Juni-Juli, Pantai Sorake sangat ramai dikunjungi turis asing untuk berselancar karena ketinggian ombaknya bisa mencapai 10-12 meter.

Melihat potensi yang sangat bagus itu, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Nisel), menggandeng Asosiasi Peselancar Nias Selatan (APNS) menggelar kejuaraan surving bertajuk Nias Selatan Open Surfing Contest 2017 (NSOSC 2017). Acara bakal berlangsung di Pantai Sorake, pada 25 hingga 28 Juli 2017.

NSOSC ini punya banyak sasaran tujuan. Selain untuk promosi wisata Pantai Sorake yang memiliki kualitas ombak terbaik bagi peselancar juga menggaet wisatawan nusantara maupun mancanegara agar bisa datang ke Pantai di Nias Selatan. Tujuan lainnya, menjaring bakat generasi muda Nias dalam bidang olah raga selancar, sehingga mampu berkompetisi di tingkat nasional dan internasional pada masa mendatang.

Sport Tourism ini akan diadakan secara reguler setiap tahunnya, sehingga para pencinta selancar serta wisatawan dari seluruh dunia bisa mencatat penyelenggaraan sekaligus menikmati keindahan alam di Nias Selatan. Terakhir, lomba sejenis dilakukan tahun lalu pada pelaksanaan Pesta Ya’ahowu 2016.

Tahun ini, NSOSC 2017 akan dibagi dalam 3 divisi, yaitu Man Division (pria, 16 tahun keatas), Woman Division, dan Grommet (pria dan wanita). Selain kegiatan NSOSC 2017, Pemkab Nias Selatan juga menggelar festival budaya dan tradisi, festival lagu daerah, dan adat istiadat Nias Selatan, seperti faluaya, famadaya harimao, lompat batu, tari moyo, dan fataelesa. Tradisi dan budaya ini adalah warisan leluhur Nias Selatan yang perlu terus dilestarikan.

Selain tempat favorit untuk selancar, pantai Sorake ini sangat unik karena tidak ditemukan pasir yang melandai dimana pantai pada umumnya, yang ada adalah batu karang yang bertebaran. Terumbu karang yang ada dipantai ini sangatlah indah untuk dipandang. Sehingga menjadi “surga” bagi para peselancar karena memiliki ombat yang cukup menarik.

Apalagi, di sekitar pantai sudah terdapat penginapan dan hotel sehingga tidak perlu repot lagi. Untuk menuju Pulau Nias melalui jalan laut, jarak yang harus di tempuh adalah kurang lebih 85 mil perjalanan laut atau 12 jam perjalanan laut dengan mengunakan kapal feri dari Kota Sibolga, Sumatera Utara menuju dermaga kapal Gunung Sitoli. Gunung Sitoli adalah satu-satunya kota terbesar di Pulau Nias.

Dari Gunung Sitoli menuju Kota Teluk Dalam memerlukan waktu 4 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat. Sedangkan perjalanan ke Pulau Nias menggunakan pesawat udara berangkat dari Bandara Kuala Namu, Kota Medan, Sumatera Utara.

Selain Pantai Sorake, ada tiga lokasi surfing yang kerap disambangi wisatawan peselancar, yakni pantai yang berada di Kecamatan Pulau Batu, Kecamatan Pulau Batu Barat, dan Kecamatan Pulau Batu Utara. Kondisi yang lebih menarik, ketinggian ombak pinggiran pantai di tiga lokasi tersebut bersifat permanen karena berhadapan langsung dengan samudera luas.

Salah satu masalah yang dihadapi dalam pengembangan potensi wisata di tiga lokasi di Nias Selatan adalah dukungan infrastruktur yang belum memadai karena keterbatasan anggaran Pemkab Nias Selatan. Selain itu, fasilitas transportasi untuk mendatangi tiga lokasi tersebut juga masih dipersoalkan pengunjung karena harus menyewa speedboat. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.