24 – 30 September 2016, Bali Internasional Film Festival

0
649

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Bali International Film Festival (Balinale) kembali hadir. Festival dunia sineas yang memasuki tahun ke-10 akan digelar di Bioskop Cinemaxx Lippo Mal Kuta Bali, pada 24-30 September 2016.

Tahun ini, menghadirkan lebih dari 100 film dari 31 negara termasuk Indonesia. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Balinale tidak akan membatasi tema film tertentu. Tahun sebelumnya mengusung tema yang spesifik seperti lingkungan atau perempuan. Pada Balinale kali ini, mengusung tema No Boundaries (Tanpa Batas).

Hal ini dilakukan sebagai landasan penting dalam mempromosikan seni sebagai media untuk melampaui batasan dan menjadi jembatan yang menyatukan celah komunitas seluruh dunia. Selain pembebasan tema film, beberapa hal yang berbeda dari penyelenggaraan Balinale 2016 ini.

Ada beberapa kategori, seperti pemutaran Sneak Peek. Sesi ini sangat penting dalam sebuah penyelenggaraan festival film sehingga para sineas luar negeri dapat melihat bagaimana dunia Perfilman di Indonesia.

Dari Indonesia, beberapa judul film yang akan ditayangkan trailer-nya adalah Firegate: Piramid Gunung Padang, The Perfect Dream, The Nekad Traveler, dan The One.

Sementara beberapa judul film yang akan ditayangkan diantaranya Negeri van Oranje, The Promise, My Stupid Boss dan Copy of My Mind Dari Indonesia dan ratusan film lainnya dari seluruh dunia seperti Early Winter (Kanada/Australia), Mr. Gaga (Israel), Hunt for the Wilderpeople (Selandia Baru), maupun Rigoberta Menchu: Daughter of the Maya (AS).

Festival Balinale yang ke-10 ini juga akan menyuguhkan berbagai workshop, seminar maupun diskusi. Pada kesempatan tersebut seluruh sineas dunia bisa bertemu dengan sineas Indonesia.

Balinale sudah diakui secara internasional dalam hal kualitas dan keragaman programnya. Balinale memuat semua genre film, diantaranya independen, fiksi, dokumenter, film panjang, film pendek, dan fitu.

Akan ada berbagai macam film yang mengisi acara. Diantara film-film tersebut nantinya akan dipilih sebagai pemenang. Film-film tersebut berasal dari berbagai negara di belahan dunia, sineas Indonesia juga termasuk salah satu yang mengikui ajang bergengsi tersebut.

Bali International Film Festival menjanjikan film-film yang menunjukkan dan memaparkan kekayaan dan keberagaman manusia, tempat, budaya, dan keyakinan. Para pembuat film dan artis berkesempatan untuk bertemu dan berdiskusi.

Panitia rencananya akan menyiapkan layar lebar di depan gedung agar masyarakat umum dapat ikut berpartisipasi atau menikmati sajian film yang diputar di dalam studio. Dengan adanya layar lebar tersebut, harapannya film dapat dinikmati juga oleh masyarakat lokal dan wisatawan yang tidak punya kesempatan untuk menikmati film di dalam studio.

Selama ini, Balinale juga aktif berpartisipasi dan memberikan kontribusi untuk kegiatan industri film lainnya yang berkembang serta afiliasi otion Picture Association, Asia Pacific Screen Awards (Brisbane, Australia), ASEAN International Film Festival & Awards (Kuching, Malaysia), Asian Film Commissions Network (20 member countries), American Film Showcase and Sundance Institute’s Film Forward. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.