24 – 30 Juli 2017, Festival Internasional Borobudur 2017

0
1361
Borobudur dibanjiri wisatawan domestik (Foto: Kabar Magelang)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Borobudur International Festival (BIF) 2017, kembali digelar. Gelaran keempat kalinya ini, gaungnya kian mendunia. Buktinya, tTiga negara bakal ikut tampil dalam BIF yang diselenggarakan di pelataran Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah pada, 24-30 Juli 2017. Ketiga negara itu, Negeri Matahari Terbit Jepang, Negeri Tirai Bambu China, dan Negeri Aca-aca India.

Festival ini sangat strategis. Pertama, menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak-banyaknya. Target optimis yang dicanangkan sebesar 2 juta wisman. Angka ini diklaim sangat realistis mengingat untuk akses menuju ke kawasan candi yang sudah diakui UNESCO ini semakin dipermudah, semakin lancar dan semakin nyaman.

Kedua, mempromosikan destinasi wisata Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) yang sudah ditetapkan sebagai satu dari 10 Bali Baru dengan ikon Borobudur. Dengan promosi ini, wisatawan yang berwisata ke Candi Borobudur punya alternatif pilihan lain untuk mengunjungi destinasi wisata di kawasan Joglosemar.

Ketiga, BIF menjadi wadah bagi seniman baik dalam maupun luar negeri untuk menampilkan kreativitas terbaik mereka. Ratusan seniman dari berbagai daerah di Indonesia serta seniman mancanegara di antaranya dari Jepang, Cina, dan India, bakal tampil dengan karya terbaiknya mulai pagi hingga malam hari.

Selama BIF 2017 berlangsung, total eventnya ada 13 event menarik dan atraktif. Dari ke 13 itu, 8 event di antaranya berkaitan dengan budaya. Sisanya ada pameran, pelatihan, diskusi hingga familiarization (fam) trip.

BIF 2017 akan dimeriahkan dengan pertujukan kesenian daerah dari Kabupaten Lumajang (Jawa Timur), Banten dan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, seperti Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Jepara, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Magelang.

Juga, Pembukaan Pameran Permuseuman dan Kepurbakalaan, penampilan duta seni provinsi dan duta dari mancanegara, serta familiarization (fam) trip. Dalam kegiatan fam trip ini para peserta dari mancanegara akan diajak melihat langsung destinasi serta keindahaan Candi Borobudur serta kegiatan desa wisata sekitar Borobudur, termasuk aktivitas masyarakat setempat dalam melakukan berbagai pelatihan pariwisata dalam menyambut wisatawan.

Rangkaian acara BIF dimulai pada 24 Juli 2017 dengan penyelenggaraan event Festival Desa Wisata bertempat di Lapangan drh. Festival Desa Wisata akan berlangsung selama 2 hari dengan menampilkan Pameran potensi dan seni pertunjukan Desa Wisata. Sedangkan sarasehan Forum Komunikasi Desa Wisata akan dilaksanakan di Pondok Tingal.

Pada 26 Juli 2017, diadakan pagelaran Wayang Kulit dengan dalang Ki Manteb Sudarsono. Pada 28-29 Juli 2017, ada kegiatan Festival Permainan Rakyat dan Festival Tradisi Lisan di Lapangan Pondok Tingal serta Festival Gamelan, Pagelaran Wayang Padat dan Seni Tradisional di TIC Mandala Wisata.

Core Events, yaitu Pameran Tourism Trade Investment (TTI) dan Gelar Seni Budaya, diselenggarakan di Lapangan Lumbini, Kompleks Candi Borobudur selama 3 hari mulai 28 Juli 2017. Gelar Seni Budaya akan menampilkan seniman dari dalam (Kabupaten/ Kota Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Timur) dan luar negeri (India, Jepang, Tiongkok). ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.