Industri Wisata Taiwan Siap Jaring Wisatawan Muslim Indonesia

0
689

TAIPEI,Taiwan, bisniswisata.co.id: Industri pariwisata Taiwan siap menerima Muslim Traveller dari Indonesia dan negara-negara lainnya untuk berwisata halal dan perkenalkan destinasi wisata baru.

“Kami pemain baru untuk wisata Muslim dan siap jaring wisatawan Indonesia baik yang mau ikut paket wisata umum maupun yang mau ikut wisata halal degan waktu sholat yang terjaga,” kata Ishag Ma, Direktur Pro-tour Islamic Tourism yang juga seorang guide berlisensi.

Selama ini pihaknya banyak menangani wisatawan Malaysia dan negara-negara Timur Tengah. Tapi dengan adanya pertemuan bisnis ( travel mart) antara travel agent Taiwan dan Indonesia seperti saat ini kami optimstis untuk menjaring wisatawan Muslim Indonesia, ungkap Ishag yang mengklaim sebagai satu-satunya travel Korea dengan brand Muslim.

Ismanto, pemilik Java Traveller, salah satu buyer dari Indonesia yang aktif dalam travel mart Taiwan. ( foto: HAS)
Ismanto, pemilik Java Traveller, salah satu buyer dari Indonesia yang aktif dalam travel mart Taiwan. ( foto: HAS)

Dia bersyukur pemerintahnya ( Taiwan Tourism Bureau) menggelar travel mart dimana pelaku wisata Taiwan sebagai seller ( penjual) dan industri wisata Indonesia yang menjadi peserta Taiwan Famtrip sebagai buyernya (pembeli).

“Dari Presiden hingga Dewan Mesjid kami siap menerima wisatawan Muslim dunia terutama Indonesia, negara Islam terbesar dunia. Masya Allah rasanya sudah tidak sabar melayani tamu-tamu Allah dan bertukar informasi syiar Islam ,” kata Ishag, kemarin ( 15/10) di sela-sela kegiatan travek mart di The Grand

Sementara itu, Jenny Huang dari Edison Travel Ervice Co Ltd menyatakan hal yang sama denganI shaq. Perusahaannya yang selama ini menawarkan paket wisata umum siap mengemas paket wisata Muslim Indonesia.

“Dalam setahun kami menangani sedikitnya 2000 wisatawan Indonesia ke Taiwan dengan menyediakan guide-guide yang bisa berbahasa Indonesia. Ke depan kami optimistis bisa capai 3000 an wisatawan Indonesia karena kami juga akan tawarkan paket Muslim,” kata Jenny Huang.

Selama ini, ujarnya, tamu-tamu Indonesia mayoritas datang dari Jakarta. Dengan datangnya travel agent dari Surabaya, Medan, Makasar dan kota besar lainnya di Indonesia maka peluang kerjasama semakin besar, tambah Jenny.

Pihaknya berharap dapat menjaring lebih banyak wisatawan Indonesia ke Taiwan apalagi pemerintahnya ingin menjadi negara Friendly Moslem ketiga di dunia.

Keinginan untuk menjaring lebih banyak wisatawan Indonesia juga disampaikan Aslim dari Kuching Travel Service Co Ltd yang sudah delapan tahun menjaring wisatawan Indonesia ke Taiwan.

“ Kalau untuk Muslim Tour bukan hal yang baru bagi kami karena klien-klien sebelumnya juga banyak yang sudah minta restoran halal dan mampir di mesjid-mesjid. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah Taiwan akan semangat banyak restoran halal yang tersedia,” kata Aslim yang berasal dari Indonesia.

Dia juga berharap bisa meyakinkan perusahaannya untuk mengemas paket-paket wisata ke Indonesia karena paket wisata yang dilayanina adalah inbound dan outbound, tambahnya. ( Hilda Sabri Sulistyo).

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.