21 – 22 Mei 2016, Festival Serayu 2016

0
726
sungai Musi Palembang sepi wisatawan (Foto: Antara)

BANYUMAS, test.test.bisniswisata.co.id: Festival Serayu Banyumas kembali dikemas secara apik. Festival tahunan yang sudah masuk dalam kalendes pariwisata nasional akan berlangsung selama dua hari, 21-22 Mei 2016.

Festival Serayu 2016 rencananya dihadiri Gubernur dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, mengingat Festival ini dibarengkan dengan peringatan Hari Air se-Dunia yang diperingati setiap 22 Maret.

Konsep penyelenggaraan Festival Serayu tahun 2016, tidak berbeda dengan even yang digelar tahun-tahun sebelumnya, namun ada sajian yang menarik. Festival ini, menyuguhkan adu ketangkasan awak perahu pengangkut pasir dan karnaval perahu hias.

Hari pertama, diisi kegiatan ketangkasan balapan perahu pengangkut pasir di Bendung Gerak Serayu, dan hari kedua Karnaval Perahu Hias menyusuri alur sungai sepanjang sekitar 3 km dari Desa Sokawera Kecamatan Patikraja dan berakhir di Bendung Gerak Serayu.

Seluruh kelompok penambang pasir di seluruh Banyumas bisa mengikuti balapan perahu pasir. Pendaftaran untuk balapan perahu, kami buka tanggal 16-18 Mei. Sedangkan pesertanya, setiap tim beranggotakan 11 orang dan harus ber KTP Banyumas.

Para penambang pasir di sungai Serayu yang seluruhnya merupakan penambang tradisional dengan menggunakan perahu, bisa ikut memeriahkan. Juga diharapkan seluruh kepala satuan kerja perangkat derah (SKPD), pimpinan badan usaha milik negara (BUMN) maupun badan usaha milik daerah (BUMD), dan perusahaan swasta ikut berpartisipasi dalam karnaval perahu hias.

Pendaftaran perahu hias dibuka pada 9-18 Mei 2016. Juga partisipasi institusi tersebut bisa dilakukan dengan menyewa perahu penambang dengan harga sewa hanya Rp 400 ribu.

Perahu tersebut wajib dihias sesuai kreatifitas yang mencerminkan adat seni dan budaya Banyumas. Selain itu, sejak dari titik start sampai ke finish, peserta juga diwajibkan menampilkan atraksi seni budaya di atas perahu

Digelarnya Festival Serayu untuk mempromosikan eksotisme wisata Sungai Serayu. Dinas Pariwisata Banyumas bersama biri perjalanan wisata Banyumas sudah menjual paket wisata sungai Serayu, yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisman maupun wisnus.

Juga keberadaan sungai sejak lama telah menjadi salah satu sumber terbangunnya peradaban manusia. Karena itu, masyarakat harus menjaga dan melindungi sungai yang salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan serta tidak menganggap sungai sebagai sumber masalah dan bencana.

Sehingga diperlukan perubahan cara pandang, cara kerja, dan cara hidup kita dalam menjadikan sungai sebagai pusat peradaban dan menjauhkan sungai dari tempat pembuangan sampah ataupun sebagai sumber bencana. Karena itu, Festival Serayu digelar. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.