2017, Palembang Targetkan Satu Juta Wisatawan

0
1027
Wisata Museum Al Quran Raksasa di Palembang (Foto: Tribunnews.com)

PALEMBANG, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), menargetkan jumlah wisatawan menembus angka satu juta orang pada 2017. Target itu optimis tercapai, mengingat Palembang bakal menggelar sport tourism dengan sejumlah kejuaraan olahraga internasional untuk dijadikan uji coba pelaksanaan Asian Games XVIII 2018.

“Pemerintah kota Palembang berani menaikkan target kunjungan setelah merasa kalau jumlah wisatawan yang berkunjung ke Palembang semakin meningkat sejak tahun ini,” papar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palembang, Isnaini Madani, di Palembang, Minggu (27/11/2016).

Dijelaskan, total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumsel pada tahun 2016 mencapai 2 juta orang, dan sebagian besar dari jumlah itu berwisata ke Palembang. Sehingga tahun depan, pemkot berani mematok target satu juta orang.

Agar hasilnya terwujud, Pemkot Palembang sudah mengagendakan sejumlah pembenahan dan penataan kawasan wisata. Meskipun anggaran yang diajukan ke DPRD Palembang hanya 0,25 persen dari dana APBD 2017, tapi pemkot akan tetap memaksimalkan usaha pembenahan.

Upaya lain terkait keterbatasan dana ini, pemkot akan meminta bantuan BUMD maupun kalangan swasta melalui menyalurkan dana tanggung jawab sosial (CSR) ke sektor pariwisata Palembang. Salah satu yang menjadi perhatian pemkot yakni penataan kawasan wisata Benteng Kuto Besak, Jembatan Ampera, dan Pulau Kemaro.

Selain penataan, pemkot juga akan meningkatkan promosi dengan menggandeng agen perjalanan, hotel, dan asosiasi pengusaha untuk memperkenalkan potensi wisata Palembang, ucapnya seperti diunduh laman Antaranews.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, mengatakan promosi ini sangat penting. “Masih banyak masyarakat Sumsel yang berlibur ke provinsi atau negara lain, jika dibandingkan sebaliknya. Saat ini tercatat sebanyak 3,4 juta orang wisatawan lokal yang datang ke Sumsel, sementara wisman justru mencapai 5 juta orang,” kata Irene.

Pengurus Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Provinsi Sumatera Selatan, Ari Afrizal, juga mengharapkan pemerintah mempercantik sarana dan prasarana di lokasi wisata Kota Palembang untuk menambah nilai jual di tengah tingginya persaingan pada sektor pariwisata.

“Tempat-tempat wisata di Palembang ini sebenarnya sudah tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia tapi kurang begitu dikemas sehingga terlihat biasa saja. Seperti, Bukit Siguntang, sebenarnya secara historis begitu luar biasa tapi secara tampilan biasa saja, malah cenderung tidak terawat,” kata Ari.

“Mereka yang datang ke Palembang diharapkan bercerita ke kerabatnya dan mau datang lagi ke sini. Tapi, jika meninggalkan kesan yang tidak baik maka tidak mungkin mau datang lagi,” lanjutnya. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.