2016, Kunjungan Wisatawan ke Bogor Tembus 5,2 Juta Orang

0
1860
Masjid di Puncak Bogor sepi wisatawan

BOGOR, bisniswisata.co.id: Selama tahun 2016, Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Industri Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor, Jawa Barat mencatat jumlah kunjungan wisatawan mencapai 5.262.233 orang, didominasi wisatawan domestik sebanyak 5.017.578 orang dan 244.646 wisatawan mancanegara (wisman).

“Melihat potensi itu, target 2017 jumlah wisatawan mencapai 5,7 juta orang dengan mengandalkan wisatawan domestik sebesar 10 persen kenaikan setiap tahun,” ungkap Kepala Disbudparekraf, Shahlan Rasyidi di Bogor, Ahad (25/12/2016).

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bogor terjadi mulai 2014. Jumlah kunjungan sebanyak 4.348.953 wisatawan, terdiri dari 4.146.766 wisatawan domestik, dan 202.187 wisatawan mancanegara. “Terjadi peningkatan wisatawan di tahun 2015 sebesar 400 ribu lebih wisatawan,” katanya.

Bahkan, jumlah wisatawan yang berkunjung di 2015 sebanyak 4.783.848 orang terdiri atas 4.561.433 wisatawan domestik dan 222.406 wisatawan mancanegara.

Melihat perkembangan positif di sektor pariwisata, Disbudparekraf otimistis di tahun 2017 jumlah wisatwan yang datang ke Kota Bogor juga akan meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Ini seiring dengan penataan kawasan kota yang dilakukan oleh pemerintah dapat mendongkrak jumlah wisatawan.

Kota Bogor menjadi alternatif wisata bagi masyarakat Jabodetabek, karena berada dekat dari Ibu Kota DKI Jakarta. Selain itu, Bogor memiliki pemandangan alam yang bagus, dan sentra kuliner. Kebun Raya Bogor menjadi destinasi wisata yang diminati wisatawan.

“Kota Bogor juga memiliki ikon baru, Plaza Tugu Kujang atau Tepas Salapan Lawang Dasakerta, dan fasilitas pedestrian di sekeliling Kebun Raya Bogor. Wisatawan dalam bersepeda, dan berolahraga,” katanya.

Tahun 2017, ada banyak tempat yang dapat menarik wisatawan datang yakni peresmian Lapangan Sempur, Taman Kaulinan yakni taman permainan tradisional untuk anak, serta pengoperasian bus pariwisata.

“Pemerintah Kota Bogor menargetkan sektor pariwisata menyumbangkan 28 persen dari target pandapatan asli daerah (PAD) tahun 2017 sebesar Rp712 milar. Target diperoleh dari pajak hotel, restoran dan rumah makan,” kata Shahlan.
(*/ANO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.