2016, Candi Borobudur Dikunjungi 3,7 Juta Wisatawan

0
3988
Wisman di Borobudur (Foto: beritadaerah.com)

MAGELANG, bisniswisata.co.id: Selama 2016, jumlah pengunjung objek wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mencapai 3,7 juta wisatawan, atau meningkat dibanding 2015 sebanyak 3,5 juta wisatawan. Ada peningkatan sebanyak 200.000 orang dibanding tahun 2015.

“Walau mengalami peningkatan, namun jumlah tersebut belum memenuhi target yang telah ditetapkan sebelumnya. Target kami tahun 2016 sebanyak 3,8 juta pengunjung. Jadi baru tercapai sekitar 97,4 persen,” ungkap Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Chrisnamurti Adiningrum di Magelang, seperti yang dikutip dari Antara, Selasa (03/01/2017).

Dilanjutkan, capaian kunjungan wisatawan tahun 2016 lebih baik dari tahun lalu, terutama untuk kunjungan di bulan Desember. Target pengunjung tahun 2017 kembali dinaikkan, yakni sebanyak 3,9 juta pengunjung.

Menurutnya, kunjungan wisatawan masih didominasi pengunjung nusantara (wisnus). Sedangkan untuk wisatawan mancanegara masih sedikit, karena bulan Desember masih merupakan masa low session bagi mereka. “Biasanya wisman akan banyak yang datang pada bulan Juni-Juli,” ujar Chrisnamurti.

Hingga saat ini tiket tanda masuk Candi Borobudur belum mengalami perubahan, untuk anak-anak Rp12 ribu dan dewasa Rp30 ribu. Demi menarik minat lebih banyak pengunjung, TWCB memiliki program khusus untuk anak-anak PAUD di Kabupaten Magelang, mereka dibebaskan dari tiket masuk atau gratis. “Hal ini sebagai salah satu program TWCB proanak-anak Kabupaten Magelang, khususnya anak-anak PAUD,” kata Chrisnamurti.

Candi Borobudur masuk dalam daftar pengembangan 10 Bali Baru oleh Kementerian Pariwisata. Bersama objek wisata bersejarah itu, ada pula sejumlah kawasan lain yaitu, Danau Toba (Sumut), Belitung (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Gunung Bromo (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Pulau Komodo (NTT), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Dikutip dari data laporan akhir tahun Kemenpar, sejumlah pegembangan atraksi, aksesibilitas dan amenitas kembali dimulai pada tahun ini. Untuk atraksi dan amenitas, Candi Borobudur akan mengandalkan Kota Lama Semarang, Museum Sangiran, Jateng Park, Borobudur Street Market, pembangunan desa wisata dan pembangunan 100 ribu homestay. Sedangkan untuk aksesibilitas, juga akan dibangun Bandara Kulon Progo dan Tol Bawen-Yogyakarta serta pembenahan Bandara Ahmad Yani. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.