2016, Bali Targetkan 4,2 Juta Wisman

0
821
WISATAWAN di BALI

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: TARGET kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata pada 2016 sebanyak 4,2 juta orang. Target ini dianggap realitas mengingat kunjungan pelancong asing ke Pulau Dewata sepanjang tahun 2015 tembus angka 4 juta wisman.

“Ingat ya, ini baru target sementara, kami belum hitung dengan lebih detail karena harus bekerja sama dengan Universitas Udayana. Seharusnya memang target 4,5 juga, tetapi kami tidak bisa sembarangan memasang angka,” kata Kadis Pariwisata Provinsi Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra di sela-sela pelantikan pengurus PHRI Bali di Denpasar, Rabu (16/12/2015).

Menurut dia, jika dibandingkan dengan target kunjungan wisman pada tahun 2015, target sementara itu hanya naik 200 ribu wisman karena sebelumnya ditargetkan sepanjang 2015 dapat menerima kunjungan 4 juta wisman. “Tahun depan untuk mencapai target kunjungan, kita juga mendapat bantuan promosi dari pusat, di samping kami sudah menyiapkan kalender kegiatan sepanjang 2016,” ucapnya.

Dengan adanya kalender kegiatan tersebut, tambah Yuniartha, menjadi kepastian bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Dewata terkait kegiatan budaya dan pariwisata apa saja yang bisa dilihat. “Sedangkan untuk kunjungan wisatawan nusantara, tahun depan kami menargetkan kunjungan sebanyak 7,8 juta orang,” kata Yuniartha.

Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan kualitas destinasi wisata harus diperbaiki jika ingin meningkatkan kunjungan wisatawan.”Jika parkir dan fasilitas pelayanan yang ada bagus dan bersih, tentu wisatawan tidak akan takut untuk membayar mahal,” ucap Cok Ace, sapaan akrabnya seperti dilansir laman Antara.

Ia mengharapkan wisman yang datang ke Bali tidak saja dilihat secara kuantitas tetapi juga kualitas. “Saya memilih banyak dan berkualitas karena sarana akomodasi yang ada sudah terlanjur terbangun banyak,” ucapnya. (*/en)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.