2 Wisatawan Lebaran Tewas Kena Petir 3 Hilang Tenggelam

0
712

SUKABUMI, bisniswisata.co,id: Hari terakhir liburan Lebaran berakhir memilukan saat berwisata di kawasan Pantai Sukabumi Jawa Barat. Dua turis lokal tewas tersambar petir saat mendung gelap dan dua wisatawan lainnya tewas tengelam diseret ganasnya ombak Pantai Selatan.

Dua turis domestik yang tewas adalah Sari bin Emis (19) dan Pitri bin Pepen (18), keduanya warga Kampung Rancabuaya RT 02 RW 02 Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas Sukabumi yang menikmati pemandangan Kawasan Ciletuh Geopark, Pantai Palampang, Desa Ciwaru, Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolres Sukabumi, AKBP M. Ngajib menjelaskan kedua korban berwisata di pantai Palampang pada Minggu (10/7/2016) sekitar pukul 14:15 WIB. Saat itu kondisi cuaca mendung gelap dan tak lama kemudian hujan diiringi sambaran petir. Bukannya malah menyikir, keduanya malah terlihat asyik bermain di tepian pantai dan melakukan aktivitas foto-foto atau selfie (swafoto) dengan latar sambaran petir.

“Beberapa warga sudah mengingatkan namun kedua korban tidak mengindahkan. Padahal saat itu petir saling bersahutan menyambar. Tiba-tiba warga dikejutkan dengan informasi ada dua wisatawan tersambar petir. Kami turun ke lokasi dan mengevakuasi kedua korban,” jelas Kapolres.

Sari meninggal dunia di tempat kejadian perkara, Pitri meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas. “Kejadian wisatawan tewas tersambar petir baru pertama kali terjadi di wilayah Ciletuh Geopar Pantai Palampang,” ungkapnya/

Kapolres mengimbau kepada warga maupun wisatawan agar berteduh saat turun hujan maupun adanya petir antisipasi kejadian serupa terjadi kembali.

Di hari yang sama dan tempat berbeda, dua wisatawan lenyap digulung ombak di Pantai Katapangcondong, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi di akhir libur Lebaran, Minggu (10/7/2016). Keduanya Mahpudi (16), warga Gunungputri, Kabupaten Bogor dan Nardi (19), warga Kalapanunggul, Kabupaten Sukabumi. Juga Andrian Kaspari (14), warga Serangbaru, Kabupaten Bekasi yang hilang tenggelam sejak Sabtu (9/7) belum ditemukan jasadnya.

“Hingga saat ini ada tiga wisatawan yang tengah di cari tim SAR gabungan. Proses pencairan masih nihil hingga sore ini. Pencarian dibagi menjadi beberapa tim yang berasal dari Tim SAR Polarud Polres Sukabumi, Basarnas Pos Sukabumi dan FKSD,” kata Okih Fajri, Ketua FKSD Kabupaten Sukabumi,

Untuk pencarian di laut pihak FKSD menggunakan kapal congkreng, Basarnas dengan kapal karet dan Satpolair menggunakan speed boat. Pencarian dilakukan hingga 10 mil laut dari lokasi musibah. “Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencairan besok, Senin (11/7/2016). Tim SAR tetap disiagakan di darat menantisipasi korban terbawa arus ke pantai,” jelasnya.

Sekretaris Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Yanyan Nuryanto menambahkan saat ini jumlah wisatawan yang berada di objek wisata laut sudah mulai berkurang. Kendati begitu, pihaknya masih terus bersiaga untuk mengatisipasi terjadinya kecelakaan laut. (*/NDY)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.