18 – 20 Oktober 2016, Tour de Siak 2016

0
1391
Tour de Siak (foto: http://spiritriau.com)

SIAK RIAU, test.test.bisniswisata.co.id: Gaung balap sepeda Tour de Siak 2016 mulai menggema. Pemerintah Daerah Kabupaten Siak kembali menggelar event rutin tahunan Internasional Tour de Siak (TdS), yang berlangsung 18-20 Oktober 2016.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, rangkaian acara TdS 2016 akan dimulai dengan Fun Bike, Pembukaan Lomba Fotografi, dan Pembukaan Pameran Bazar Ekonomi Kreatif.

Ada tujuh tim dari luar negeri adalah black ink CCN Cycling Team Singapura, Singha Infinite Cycling Team Thailand, Action Cycling Team Taiwan, NSC-Mygrone-Malaysia, Persatuan Lumba Basikal Trengganu Malaysia, Vietnam National Team dan Lof Cycling Team Pilipina. Kemungkinan besar akan ada tim asal Australia, Jepang, Iran dan beberapa negara Eropa yang akan mendaftar.

Sementara tim dalam negeri sudah mendaftar sebanyak 8 tim. Mereka adalah Pegasus Continental Team, Customs Cycling Club, KFC Jakarta, PRCT Jakarta, Lombok Bike Community, BRCC Banyuwangi, PRB Pessel dan BSP Siak. Untuk tim dalam negeri, juga masih banyak yang akan mendaftar.

Ajang sport tourism yang memasuki tahun keempat tersebut tahun ini tidak seperti biasanya, selain menonjolkan budaya dan permainan rakyat pada pembukaan, juga akan merubah sedikit jadwalnya.

Pemprov Riau akan memperpanjang rute lintasan balap hingga melewati sejumlah objek wisata di Kabupaten Bengkalis. Rutenya meliputi beberapa objek wisata seperti Istana Siak, Danau Zamrud, Jembatan Siak dan lainnya.

Tahun ini, pembukaan Tour De Siak dilaksanakan pukul 14.00 diiringi atraksi 2.000 kompang dan permainan gasing. Hal tersebut sengaja di buat untuk menyambut tamu saat pembukaan.

Dua Ribu peserta kompang akan memeriahkan pembukaan TDS 2016 dilapangan Tugu depan Istana Siak. Peserta kompang tersebut memakai tanjak untuk pemecahan rekor MURI pada acara pembukaannya. Yakni acara menabuh kompang dengan peserta sebanyak 2.000 orang.

Tour de Siak merupakan pergelaran tahunan yang memancing kunjungan pelancong dari luar negeri, seperti Malaysia, Singapura dan beberapa negeri Timur Tengah. Tour de Siak diharapkan mendongkrak target kunjungan wisatawan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Riau yaitu sebanyak 70.000 orang.

Data Disparekraf Riau, sepanjang 2015 lalu kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi itu mencapai 55.000 orang.
Selain itu, melihat penyelenggaraan sebelumnya, pelaksanaan Tour de Siak memberikan dampak terhadap ‎perkembangan daerah. Manfaat olahraga pun dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa perbedaan kelas.

Tour de Siak tahun ini secara teknis tidak banyak perubahan dibanding tahun 2015 lalu. Pebalap masih akan mengadu kecepatan di 4 etape. Etape yang bakal dijejal para pebalap membentang sepanjang ratusan kilometer di Kabupaten Siak.

‎Etape I, Siak-Simpang Dayun sepanjang 154,15 Km. Etape II, Siak-Sungai Apit sepanjang 115, 45 Km. Di etape ini, pembalap bakal melewati aspal mulus, melintasi jembatan Teluk Mesjid yang menawan, di atas Sungai Siak yang dilintasi kapal-kapal besar.

Sedangkan di etape III, Siak-Perawang sepanjang 182,12 Km juga memberikan tantangan yang luar biasa. Selain menghadapi jalan berliku, disuguhkan pemandangan sawit di kiri-kanan jalan, hingga melintasi jembatan tinggi Maredan. Pada etape yang cukup menantang ini akan membuat para pebalap lebih tertantang.

Sementara etape ke-4 adalah Siak City Race sepanjang 110 Km. Etape ini berada di selingkar jantung Kabupaten Siak‎. Jalan-jalan lebar dan mulus membuat adrenalin para pebalap naik dalam merebut garis finish.(redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here