18 – 20 November 2016, Festival Bahari Tanjung Lesung

0
1699
Pantai Tanjung Lesung Banten, masih alami (Foto: http://media.suara.com)

PANDEGLANG BANTEN, bisniswisata.co.id: Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, Banten punya acara. Festival Bahari Tanjung Lesung, namanya. festival ini merupakan atraksi wisata dan budaya bertujuan dengan sebuah tujuan mulia yakni menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk datang ke Pandeglang , Provinsi Banten.

Festival Bahari ini digelar di Pantai Tanjung Lesung, Banten pada Jumat-Minggu tanggal 18 – 20 November 2016. Festival ini hasil Kolaborasi Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang dengan bingkai edukasi Entertainment Bahari, dengan menampilkan pendidikan kelautan dan festival hiburan.

Acara ini banyak rangkaiannya. Mulai Photography Contest , Modern Jukung dan Joy Sailing, Launching Batik Cikadu dan Wonderful Banten, Seminar SDM Pariwisata, Kemah Wisata Pramuka dan Festival Bebegig, Festival Kuliner dan Handicraft.

Juga ada rangkaian acara Business Forum. Dengan target pengunjung tamu lokal dan mancanegara, yang dampaknya bisa menumbuhkan investor bisa menanamkan modalnya di Tanjung Lesung.

Atraksi lainnya, Festival Tanjung Lesung menampilkan lomba perahu jukung, jukung hias, dan lomba tarik tambang antar jukung. Selain itu, di Festival Tanjung Lesung direncanakan juga turut diramaikan oleh perahu-perahu layar yang tergabung di Sail Regata. Kegiatannya dipastikan akan merembet ke daerah Citereup (Panimbang), Cipanon (Panimbang), Cikadu (Tanjung Lesung).

Saat pembukaan akan kami suguhkan musik khas dan tarian daerah yang khas. Banten itu tidak kalah dengan daerah lain. Selain akan diadakannya berbagai kegiatan Bahari, untuk kali pertama juga akan dibuka Museum Lesung yang ada di Indonesia bahkan di dunia.

Lesung itu tempat untuk menumbuk padi, dan akan dikumpulkan di sebuah museum dan ini adalah pertama kalinya di dunia. Ayo, bagi yang punya Lesung bisa dititipkan ke Museum dan akan diberikan sertifikat dari pemerintah atas kepemilikan Lesung.

Filosofi Lesung ternyata juga menarik. Saat jaman dulu, jika masyarakat sedang menumbuk padi dengan Lesung, tetangga-tetangga berdatangan dan langsung bersilaturahmi menyambangi satu sama lain.

Peserta Festival Tanjung Lesung berasal dari luar peserta dan masyarakat Banten sendiri. Masyarakat Banten akan menampilkan kapal-kapal yang biasa digunakan dalam kegiatan sehari-hari untuk melaut.

Tak hanya itu, Festival Tanjung Lesung akan juga diisi oleh launching batik khas Banten yakni Batik Cipadu.

Tanjung Lesung berada di ujung Selat Sunda. Lokasinya menghadap ke Gunung Anak Krakatau yang merupakan sisa dari gunung berapi Krakatau yang perkasa.

Dengan garis pantai sepanjang 15 Km, tempat tersebut jadi lokasi sempurna untuk berbagai kegiatan, misalnya voli pantai hingga berbaring di bawah sinar Matahari. Bila mau mengunjungi Taman Nasional Ujung Kulon atau Gunung Krakatau bisa mampir dalam festival ini.

Mungkin traveler akan sulit melihat badak bercula satu yang hampir punah, namun rusa liar dan babi hutan bisa kamu saksikan di Tanjung Lesung. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.