16 April 2016, Pawai Seni & Budaya Gianyar

0
1887
Budaya Bali jadi daya tarik turis Tiongkok (Foto: http://laksmibalitour.com)

GIANYAR BALI, test.test.bisniswisata.co.id: Sebanyak 500 penari ikut ambil bagian dalam pawai budaya di panggung terbuka Balai Budaya Kabupaten Gianyar, Bali, pada Sabtu (16/4/2016).

500 penari dan penabuh terlibat dalam kolaborasi untuk memeriahkan kegiatan seni dan budaya yang berlangsung di Kota Gianyar.

Pawai budaya 2016 mengusung tema Karang Awak di tengah Globalisasi. Sesuai kesepakatan, Desa Batubulan Kangin berkesempatan menggarap fragmen tari tentang Karang Awak masa kini.

Sedangkan duta Kecamatan Ubud akan menampilkan parade karya seni budaya, di antaranya mepeed, “arak-arakan”, mobil hias, gebogan, bleganjur, gong suling, barisan jegeg bagus, dan jerimpen yang menggambarkan identitas desa setempat.

“Karang Awak” dalam era modern ini dapat diartikan sebagai kekuatan yang terpendam dalam diri seseorang untuk mencari jati diri sesungguhnya.

Dalam Bhuwana Alit, terdiri atas berbagai molekul kehidupan berupa sarwa prani, hutan, beburon, dan seisi alam semesta. Partikel tersebut akan memberikan energi, yang saling terkait dan memberi kehidupan bagi manusia. Karang Awak mengajarkan manusia tentang betapa pentingnya menjaga alam raya.

Fragmentari dari Desa Batubulan Kangin akan menampilkan berbagai tari yang masih tetap populer di masa kini, yaitu kecak, legong Sang Hyang, barong, rangda, dan semar pegulingan. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.