16 – 23 September 2017, Festival Pulau Hiri

0
682
Tari Soya-Soya khas Ternate (Foto: Pinterest)

TERNATE, Bisniswisata.co.id: Ternate Maluku Utara selama ini dikenal memiliki kalender wisata tahunan yakni festival Legu Gam dan Festival Kora Kora. Kini Ternate punya event pariwisata baru. Festival Pulau Hiri yang diselenggarakan di Togolobe, Kecamatan Pulau Hiri, kota Ternate, Maluku Utara, pada 16-23 September 2017.

Festival ini untuk memperkenalkan keindahan, seni dan budaya Pulau Hiri, dan yang paling penting mengenalkan Pulau Hiri kepada wisatawan nusantara hingga mancanegara, sehingga mampu menarik wisatawan berkunjung ke Pulau yang cantik ini.

Selain itu, menjadi momentum untuk menghidupkan kembali barbagai kearifan lokal yang mulai ditinggalkan di masyarakat Pulau Hiri.
Kearifan lokal itu di antaranya tradisi babari atau gotong royong, menangkap ikan dengan menggunakan layangan, memberi kesempatan laut beristrahat atau pantang menangkap ikan di waktu tertentu dan bersih laut.

Pulau Hiri merupakan salah satu kecamatan yang berada di luar Pulau Ternate, yang bisa di jangkau menggunakan Speed Boat dengan waktu tempuh 5 hingga 10 menit dari Ternate. Pulau Hiri memiliki kekayaan laut dan keindahan yang luar biasa. Di sekitar Pulau Hiri terdapat pulau-pulau kecil, yakni Gofu malo, Maka, dan Gura Mangofa.

Pulau Hiri juga cocok untuk pecinta diving dan snorkeling. Di salah satu lokasi menyelam, Anda akan menemukan bangkai kapal perang Jepang yang telah karam di sekitar lokasi tersebut. Memang di Pulau Hiri belum tersedia penginapan yang mewah seperti villa atau cottage. Umumnya, wisatawan yang memilih menginap di Pulau Hiri akan tinggal di rumah warga setempat.

Memang, Pariwisata merupakan salah satu sektor prioritas di Kota Ternate, karena itu Pemkot Ternate akan selalu memberikan dukungan terhadap setiap kegiatan yang dapat memberi kontribusi bagi kemajuan sektor pariwisata daerah ini, seperti penyelenggaran Festival Pulau hiri tersebut.

Selain itu, Pemkot Ternate akan membenahi berbagai infrastruktur di Pulau Hiri, termasuk infrastruktur yang terkait dengan kepariwisataan guna memberi kenyamanan kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke pulau yang letaknya sekitar dua mil dari Pulau Ternate itu.

Pada Festival Pulau Hiri tersebut, juga ditampilkan berbagai kegiatan lainnya, seperti penampilan tarian Soya-soya massal, parade perahu hias tradisional dan berbagai lomba kebarihan, seperti lomba dayung perahu tradisional. Event lainnya Hau Liayanga (mancing dengan layangan), Lomba 100 Oti Side (perahu layar tradisional), Lomba Foto Selfie dan masih banyak lagi.

Acara diawali dengan berbagai pementasan tarian tradisional hingga lomba perahu layar tradisional serta penandatanganan prasasti Monumen Sultan Muhammad Djabir Syah oleh Walikota Ternate. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.