14 – 18 September 2017, Festival Lovina 2017

0
593
Atraksi Dolphin di Pantai Lovina Bali (Foto: http://menara-fm.com)

SINGARAJA, Bisniswisata.co.id: Bali terus mengoptimalkan potensi wisata bahari, salah satunya menggelar Festival Lovina. Event yang sudah mrnjadi kalender tetap tahunan ini diadakan sekitar sembilan kilometar dari Kota Singaraja atau sekitar 80 kilometer yang ditempuh dengan waktu tiga hingga empat jam perjalanan dari pusat Kota Denpasar.

Keindahan alam Lovina, Bali, ini siap diperkenalkan kepada masyarakat luas di acara Festival Lovina 2017 bertema Enjoy The Difference yang digelar pada 14-18 September 2017. Festival Pantai Lovina di Bali berlangsung selama empat hari yang dipusatkan di Pantai Kalibukbuk.

Festival Lovina akan dimeriahkan dengan alam yang khas dan pertunjukan budaya Buleleng. Keindahan karang, Pesona Tari Lumba-lumba Hidung Botol, juga daya tarik permainan Balap Banteng yang berputar akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Atraksi memesona lumba-lumba hidung botol akan banyak dinantikan atau Tursiops truncatus. Wisatawan dapat menyaksikan hewan pintar tersebut melompat-lompat di lautan lepas bersama kelompoknya. Biasanya mereka muncul pada pagi hari ketika matahari baru mulai menyingsing.

Pantai Lovina memang terkenal akan objek wisata lumba-lumba, karena itu sebuah patung berbentuk lumba-lumba setinggi sekitar lima meter dibangun di dekat pintu masuk kawasan wisata. Pantai Lovina berpasir hitam dan masih alami sangatlah menarik untuk dikunjungi.

Pantai Lovina tidak kalah cantik dari pantai-pantai lain di Pulau Dewata. Pasirnya berwarna hitam asli, tidak seperti pantai lain di Bali. Ombak di bibir pantai pun relatif tenang dan bersahabat sehingga memungkinkan pengunjung berwisata ke tengah laut dengan perahu nelayan.

Upacara pembukaan Festival Lovina menghadirkan Baleganjur dan Parade Gebogan, serta Gong Kebyar dan tari Ki Barak Panji Sakti. Selanjutnya, akan ada Balap Banteng di Desa Kaliasem dan pertunjukan wayang

Festival Lovina merupakan acara yang digagas pemerintah dan didukung sejumlah komponen pariwisata di Buleleng sebagai upaya membangkitkan industri pariwisata di Buleleng, khususnya di Lovina, sebagai ikon pariwisata Bali Utara. Acara ini memanfaatkan potensi-potensi yang dimiliki Buleleng dalam berbagai bidang, termasuk memberdayakan masyarakat sebagai penyangga kawasan Lovina.

Hari kedua, giliran para pencinta yoga yang difasilitasi kegiatan Yoga Asana Health & Beauty dan ada pameran kerajinan, pameran kuliner, pertunjuka tari, serta Sampi Gerubungan. Pada hari ketiga, pertunjukan seni masih dilanjutkan dengan band anturan kolaborasi, bonangan race, dan gong kebyar wanita Kalibukbuk Bondres.

Hari terakhir, akan dilaksanakan penutupan yang diikuti dengan Parade Megangsing, pertunjukan Kebyar, Megenjekan, dan Gong. Tertarik? (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here