10 – 13 Oktober 2016, World Culture Forum

0
666

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Bali kembali ditunjuk sebagai tuan rumah wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Event teranyar adalah World Culture Forum (WCF) 2016 akan diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center Bali, pada 10-14 Oktober 2016. Tema tahun ini adalah Budaya bagi Dunia yang Inklusif Berkelanjutan (Culture for an Inclusive Sustainable Planet).

WCF adalah forum untuk merumuskan landasan kebudayaan guna membangun dunia yang lebih inklusif dan lestari. WCF 2016 adalah penyelenggaraan ke-dua. WCF pertama digelar pada 2013 yang menghadirkan dua pembicara kunci, yakni intelektual dan komentator sosial CNN DR Fareed Zakaria dan Profesor Ekonomi dan Filsafat Universitas Harvard Amartya Sen.

Forum tahun ini diperkirakan akan dihadiri 1500 orang dari berbagai negara. Dengan beragamnya latar belakang peserta dari berbagai negara, WCF akan menjadi ajang pertukaaran gagasan dan pengalaman antarsektor, antarwilayah, dan antargenerasi.

WCF 2016 akan membahas semua itu dan keluar dengan gagasan dan solusi konkret. Dalam WCF yang pertama pada 2013 kita membuat Bali Promise (Janji Bali), maka sekarang waktunya membuat rencana aksi.

Garis besar isi Janji Bali melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam pembangunan budaya di semua tingkat dengan etos kerja terukur. Disepakati untuk mendukung kepemimpinan kaum muda di bidang kebudayaan serta diterapkannya konsep yang jernih dan adil dalam pengarusutamaan isu-isu gender. Sama pentingnya adalah menerapkan ilmu tempatan dalam konservasi lingkungan dan perlindungan warisan budaya.

Berbeda dengan sebelumnya, WCF 2016 akan memasukkan agenda kunjungan ke lapangan dan agenda kesenian sebagai bagian integral agar menjadi pengalaman bersama yang mengesankan.

Kesenian yang ditampilkan bukanlah sekadar dekorasi pelengkap acara, melainkan cara ekspresi. Kunjungan ke lapangan juga agar peserta dapat mengalami bersama apa yang dibicarakan, bukan semata-mata pengisi waktu senggang di antara jadwal forum.

Kehadiran kaum muda dalam WCF 2016 juga mendapat tempat khusus. Ada Youth Forum yang dimulai pada awal Oktober, atau 12 hari sebelum forum utama dimulai. Youth Forum memberi kesempatan kaum muda membicarakan berbagai hal penting di antara mereka sendiri. Hasil pembicaraannya nanti akan disampaikan kepada peserta lain dalam grand plenary.

Awal mula dicetuskannya WCF pada 2008 dengan ide memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-100 dan Garuda Wisnu Kencana (GWK) sebagai markas besarnya. Tak sebatas itu saja, WCF yang direncanakan kala itu juga mencetuskan ide diukirnya relief kebudayaan-kebudayaan utama yang ada di dunia pada dinding diseputaran GWK.

Rencana tersebut diharapkan dapat menarik minat wisatawan ke seluruh wilayah Indonesia seiring dilaksanakan di seluruh kepulauan dengan sistem swastanisasi, namun semenjak dilaksanakan oleh pemerintah dengan model proyek, even tersebut menjadi kurang bergaung dengan perhelatan rutin semata.

Perhelatan WCF 2016 rencananya akan digelar pawai budaya, simposium, seminar, rapat pleno, dan acara puncak digelar pada tanggal 13 Oktober 2016. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.