10 – 13 Maret 2016, Indonesia Fashion Week 2016

0
1334
IFW (Foto: antara.com)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: INDONESIA Fashion Week 2016 (IFW 2016), pekan mode sekaligus gerakan yang diprakarsai oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), pada 10-13 Maret 2016.

Dengan mengusung tema “Reflections of Culture”, sebagai upaya menerjemahkan kekayaan kain-kain etnik dan keberagaman budaya nusantara yang dituangkan dalam fesyen modern sekaligus mencerminkan bahwa kita negara yang kaya.

IFW 2016 di tahun kelima ini akan menghadirkan kain Nusantara seperti tenun dan batik, juga memamerkan hasil karya anak bangsa berupa kerajinan tangan. Sehingga diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pelaku industri fesyen Tanah Air.

Seperti di tahun-tahun sebelumnya, IFW 2016 kembali membuka kesempatan bagi semua kalangan yang ingin mendirikan pameran di booth ataupun panggung fesyen. Tahun ini berbeda karena diadakan seleksi yang lebih ketat untuk pendirian booth. Apabila tahun lalu terdapat hingga 700 booth, tahun ini diperkirakan hanya mencapai 487 booth.

IFW 2016 pun ketat dalam memilih model yang memperagakan busana, hanya 100-150 model yang dipilih dari lebih dari 400 model yang mengikuti casting. Ini supaya produk yang ditampilkan mencerminkan fesyen Indonesia yang berkelas dan membanggakan. IFW tahun ini juga akan membawa fesyen ke dalam realita bukan sekadar mimpi di atas panggung. Panitia IFW 2016 menjanjikan akan ada kejutan luar biasa yang sebelumnya tidak ada di IFW.

Indonesia Fashion Week sendiri merupakan acara tahunan yang diselenggarakan sejak 2012. Acara ini akan menjadi ajang unjuk kebolehan beragam produk dalam negeri serta menjadi acara fashion pertama yang menggabungkan fashion show dan pameran dagang. Ratusan merek fashion nasional yang diproduksi dengan standar kualitas internasional akan ditampilkan dalam acara ini. Semua produk tersebut mewakili kekayaan kreatif kolektif Indonesia.

Indonesia Fashion Week diselenggarakan dengan tujuan untuk mempercepat pertumbuhan industri fashion lokal. Acara ini telah menyatukan semua elemen penting mulai dari fashion, desainer, lembaga akademis, bisnis, asosiasi, hingga pemerintah.

Kegiatan ini telah menjadi langkah besar dalam penguatan budaya lokal melalui fesyen. Bahkan, IFW telah menjadi pemersatu para desainer dalam menyosong pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

IFW 2016 dijamin berbeda dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini both-both akan dipisahkan sesuai dengan zona masing-masing. Nanti akan dibagi jadi zona Kasual, Muslim Wear, Koktail dan Etnik.

Bertempat di Plannary Hall, panggung akan dibagi menjadi dua bagian. Di panggung utama akan menjadi ajang pembuktian karya 20 desainer dengan 20 rangkaian fashion show. Di panggung kedua, makan dilanjutkan dengan 15 desainer yang menampilkan karya-karya terbaru mereka. Akan kedatangan desainer dari luar yang berkolaborasi dengan desainer Indonesia. Hingga saat ini, beberapa desainer yang sudah memberi kepastian datang ada dua desainer dari Malaysia, satu desainer dari Australia dan lima desainer dari Belanda. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.