World Bank Dilibatkan Bangun Infrastruktur Toba, Borobudur & Mandalika

0
376
Borobudur, destinasi wisata dunia (Foto: javahiddenplace.blogspot.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melibatkan Bank Dunia (World Bank) untuk membangun infrastruktur pendukung pengembangan tiga lokasi wisata prioritas seperti yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketiga destinasi wisata itu, Danau Toba di Sumatera Utara, Candi Borobudur di Jawa Tengah dan Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Surat dari Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR telah disampaikan kepada Kepala Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) terkait pengusulan kegiatan penyusunan integrated masterplan untuk tiga destinasi wisata prioritas dalam rencana pinjaman luar negeri,” kata Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR Rido Matari Ichwan.

Saat ini, sambung dia, Kementerian PUPR dalam proses pembentukan tim dan pengumuman lelang, serta finalisasiterm of reference (TOR) untuk kegiatan penyusunan integrated masterplan. PUPR sangat mendukung dari segi infrastruktur akses peningkatan sumber daya air, keciptakaryaan, maupun penyediaan perumahan bagi tiga destinasi wisata prioritas tersebut.

Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran senilai Rp766 miliar dalam RAPBN 2017 untuk pengembangan infrastruktur Danau Toba, Borobudur, dan Mandalika. Rinciannya alokasi terbesar Rp518,19 miliar untuk Danau Toba, alokasi kawasan Borobudur Rp 73,73 miliar dan Mandalika sebesar Rp174,08 miliar. “Dana Rp766 miliar itu sudah eligible. Sekarang kami juga memproses pinjaman ke Bank Dunia,” ucapnya.

Dikatakan, pemerintah juga mengajukan pinjaman senilai US$ 300 juta kepada World Bank untuk pengembangan infrastruktur ketiga destinasi pariwisata prioritas itu. Dari penjajakan yang dilakukan, World Bank berkomitmen memberikan pinjaman sebesar US$200 juta, sementara US$ 100 juta sisanya akan dicarikan sumber dana lain. Pencairan pinjaman itu direncanakan efektif pada Juli 2017.

Kementerian PUPR juga telah menyampaikan surat kepada Bappenas mengenai pengusulan kegiatan penyusunan rencana induk terintegrasi untuk tiga destinasi wisata prioritas ke dalam Daftar Rencana Prioritas Pinjaman Luar Negeri (DRPPLN)/ Green Book 2016. Rencananya dalam total nilai pinjaman yang diberikan, sebanyak US$ 6 juta di antaranya akan digunakan untuk pembuatan rencana induk terintegrasi yang melibatkan konsultan internasional.

“Integrated masterplan-nya akan lelang internasional, karena pembangunanya harus menyesuaikan dengan standar turis mancanegara yang menjadi target kita. Lelang untuk studi kelayakannya akan selesai April tahun depan,” ujarnya.

Untuk kawasan Danau Toba, proyek infrastruktur yang akan dibangun antara lain pembangunan tol Medan—Kualanamu–Tebing Tinggi,tol Tebing Tinggi—Siantar—Parapat, pemeliharaan/pembersihan Danau Toba dari eceng gondok, pembangunan jaringan pipa transmisi air baku pariwisata Danau Toba, dan masih banyak lainnya.

Untuk Kawasan Borobudur, kegiatan yang akan dilakukan antara lain preservasi jalan Parakan—Secang–Magelang–Bts Jogja, optimalisasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja Kota Magelang, pemeliharaan sembilan jalan, salah satunya Jalan Keprekan—Borobudur. Selain itu, studi kelayakan pembangunan ruas tol baru Bawen—Jogja juga tengah dilakukan.

Sejumlah proyek yang disiapkan untuk Kawasan Mandalika antara lain peningkatan jalan Bandara Praya Mandalika dan jalan tol Bandara Praya—Mandalika. Selain itu, juga pembangunan Jalan Gerung—Mataram sepanjang 2 kilometer, dan penyediaan rumah susun di kabupaten Lombok Utara.

Ditambahkan dukungan ini dibangun untuk mengantisipasi naiknya jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pada tahun 2015 jumlah turis asing yang berkunjung ke Indonesia mencapai 10,4 juta jiwa. Apalagi potensi wisata lokal mempunyai potensi untuk ditingkatkan. “Juga Pemerintah menargetkan jumlah turis asing yang berkunjung ke Indonesia mencapai 20 juta jiwa pada 2019, sehingga butuh pembangunan infrastruktur yang menunjang kemajuan pariwisata,” sambungnya. (*/BBS)

LEAVE A REPLY