Wisatawan Spanyol Sayangkan Vandalisme Goa Besiang

0
553
Goa Besiang di Kaltim (Foto: helloBorneo.com)

SAMARINDA, test.test.bisniswisata.co.id: Wisatawan asal Spanyol Neus Rossel Civit menyayangkan aksi ‘vandalisme’ atau perbuatan merusak dan menghancurkan keindahan alam di Goa Besiang, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Kesadaran pengunjung ke goa masih sangat rendah, dan tidak menjaga kelestarian serta keaslian goa.

“Goa Besiang yang terletak di areal hutan konservasi tersebut, sangat menarik, dan memliki ciri yang unik karena ornamen yang ada di goa itu terbentuk karena tetesan air ratusan tahun lamanya sehingga harus ada pengelolaan dan pengawasan khusus,” kata Neus Rossel Civit di Penajam, seperti diunduh laman Antara, Senin (31/08/2015).

Semestinya, kata Neus, di Goa itu dipasang papan peringatan serta sosialisasi kepada masyarakat dan pengunjung agar tidak lagi mencorat-coret atau merusak ornamen yang ada. “Sangat disayangkan kalau keberadaan goa itu dibiarkan rusak sehingga dibutuhkan kesadaran warga agar bisa menjaga Goa Besiang itu,” kata mahasiswi pertukaran pelajar oleh Pemerintah Indonesia dan Spanyol tersebut.

Kepala Bidang Budaya dan Pariwisata Dinas Perhubungan Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubbudpar) Kabupaten PPU, Fatmawati mengatakan keberadaan Goa Besiang tersebut merupakan salah satu destinasi wisata di daerah itu yang harus dilestarikan dan dilindungi. Ia juga menyayangkan adanya coretan pada ornamen di goa tersebut.

Dikatakan, untuk memandu para wisatawan, Dishubbudpar PPU akan menggandeng mahasiswa pecinta alam karena mereka mengetahui teknis penelusuran dan keamanan dalam goa. “Mereka tahu mulai dari perjalanan, keamanan penelusuran goa, dan mengetahui nama ornamen serta binatang apa saja yang ada di dalam goa tersebut. Jadi, ke depan kami akan menggadeng Mapala (mahasiswa pencinta alam),” ujar Fatmawati.

Diakui, keberadaan wisata alam saat ini bukan hanya diminati wisatawan nasional, namun pencinta alam internasional sudah menjelajahi kemegahan lorong Goa Besiang tersebut. “Kami akan segera melakukan pembenahan dan perbaikan terkait pengelolaan goa-goa yang ada di wilayah Penajam Paser Utara,” kata Fatmawati. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY