Wisatawan Mulai Antre Nginap di Skylodge Gunung Parang

0
47
Hotel gantung Purwakarta (Foto: Jawapos)

PURWAKARTA, Bisniswisata.co.id: Skylodge atau hotel gantung di Gunung Parang, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta jadi bahan pergunjingan di kalangan wisatawan petualangan maupun backpacker. Ini merupakan hotel gantung pertama tertinggi di dunia bahkan satu-satunya di Indonesia. Pengelola Gunung Parang mencatat awal 2018 sudah ada enam grup yang mendaftar untuk bisa menginap di hotel ini.

Inisiator Badega Gunung Parang Padjajaran Anyar, Dhanni Daelami, mengatakan, kalau untuk Bulan Desember yang mendaftar hanya satu grup. Satu grup ini, kapasitasnya empat orang. Sedangkan di Januari 2018, sudah ada enam grup yang mendaftar. “Pendaftarnya, warga lokal dan turis asing,” ujar Dhanni, Kamis (23/11).

Seperti dilansir laman Republika.co.id, hotel menggantung itu masih dalam tahap pembangunan. Totalnya ada 11 unit. Namun, yang selesai dibangun dan sudah bisa dihuni, baru satu unit. Meskipun baru satu unit, yang mendaftarnya sudah lumayan banyak.

Mereka yang ingin menginap di hotel dengan ketinggian 500 mdpl, merupakan pecinta panjat tebing. Pasalnya, untuk menjangkau hotel yang menempel di bebatuan andesit itu, pengunjung harus menguji adrenalin dengan memanjat bebatuan. “Yang paling mudah menjangkau hotel ini, via ferrata atau bebatuan yang sudah dipasangi sling besi sebagai anak tangga,” ujar Dhanni.

Menurutnya, tarif hotel menggantung ini bervariasi tergantung ketinggian. Yang paling tinggi, yakni di ketinggian 900 mdpl tarifnya mencapai Rp 4 juta per malam.

Memang untuk mencari sensasi menginap di hotel yang nempel ditebing tak perlu keluar negeri, selain ongkosnya mahal juga butuh waktu dan tenaga, kini Indonesia sudah punya hotel gantung.

Selain Indonesia, di Peru juga mempunyai hotel gantung setinggi 122 meter di atas permukaan laut. Bandingkan hotel gantung di Purwakarta ini memiliki ketinggian 400 hingga 900 meter. Jadi, lebih tinggi yang di Purwakarta dibandingkan di Peru.

Hotel ini berbentuk kapsul dengan ukuran 2,5 x 6 meter persegi dan tinggi kamar sekitar 2,4 meter dan dapat diisi dua hingga lima orang. Untuk fasilitas hotel cukup lengkap, seperti ada AC, WiFi, TV, microwave, kulkas, hingga toilet. Dinding dan lantai hotel ini terbuat dari polycarbonate yang bening sehingga tamu dapat melihat pemandangan yang ada di sekeliling dari dalam kamar.

Fasilitas dapur dan toilet hotel gantung berlebel sejak akhir Oktober 2017, sudah dibuka untuk umum. Hingga Minggu (19/11/2017) sudah ada tiga tamu yang menginap. Jangan khawatir, ada tim penjaga yang siap siaga 24 jam di lokasi Skylodge dan juga terdapat kamera CCTV yang memantau kondisi sekitar hotel.

Kamar hotel ini tidak memiliki kamar mandi, namun terdapat toilet portabel untuk buang air besar dan kecil. Untuk sampai di hotel gantung, Anda harus memanjat tebing melalui via ferrata (tangga besi) yang telah disediakan hingga titik ketinggian 500 meter. Jangan khawatir, karena ada tempat peristirahatan di titik ketinggian 200 meter. Usai naik via ferrata, Anda kemudian harus menyeberang menggunakan teknik tylorean untuk sampai di hotel gantung. Mau coba? (BBS)

LEAVE A REPLY