Wisatawan Kapal Pesiar Disuguhi Minuman Jamu Makanan Klepon

0
1714

SURABAYA, test.test.bisniswisata.co.id: Kapal pesiar MV Seabourn Odyssey berbendera Bahama singgah di Terminal Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (29/11/2014). Kapal pesiar berbendera Bahama yang membawa 455 wisatawan asing dan 341 kru ini bersandar pada pukul 08.30 WIB.

Setelah turun dari kapal mewah melalui garbarata layaknya penumpang pesawat, wisatawan disajikan alunan musik tradisional keroncong, juga disuguhi minuman jamu tradisional, makanan ringan klepon, kerajinan batik dan topeng Malang.

Bahkan para pelancong diberi kesempatan mengunjungi etalase mini kebudayaan Jawa Timur di lantai tiga Terminal Gapura Surya Nusantara. Sedangkan di lantai dua, para wisatawan melihat gerai kerajinan tangan.

Pelindo III memberikan sambutan yang luar biasa terhadap wisatawan kapal pesiar, dengan Menggelar acara bertema “Wonderful East Java”, yang I menyuguhkan gerai wonderful batik, wonderful topeng, wonderful wayang, wonderful kuda lumping, dan wonderful gamelan serta pertunjukan musik country, gamelan, dan keroncong.

Para turis juga dapat terlibat langsung dalam pertunjukan kesenian tersebut. “Mereka dapat ikut membuat topeng, membatik, bermain gamelan, kuda lumping, wayang, dan beberapa kesenian lain,” kata Juru bicara PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Dhany Rachmad Agustian,

Selain itu, lanjut dia, Sekitar 100 penumpang mengikuti dua tujuan tur, yakni tur arkeologi ke Trowulan dan keliling Kota Surabaya. Penumpang lain diundang untuk menikmati fasilitas terminal penumpang mewah itu.

Adapun yang tidak ikut dalam dua tur itu antusias menjelajahi Gapura Surya Nusantara atau sekadar duduk menikmati musik keroncong. Tak sedikit pula yang memesan taksi dan berkeliling kota sendiri, meski kapal pesiar hanya sandar selama delapan jam di Tanjung Perak.

Salah seorang penumpang MV Seabourn Odyssey, Lizzy, terkesan dengan Terminal Gapura Surya yang berlantai tiga. Perempuan kelahiran Selandia Baru itu baru sekali datang ke Surabaya. “Ini menakjubkan. Saya merasa nyaman begitu masuk di dalamnya. Orang Indonesia juga ramah dan murah senyum,” katanya.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, kunjungan kapal pesiar ke Indonesia meningkat. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, pada 2014 terdapat 350 kapal pesiar yang singgah. Kunjungan kapal terbanyak ialah di Tanjung Benoa Bali, menyusul pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dan pelabuhan-pelabuhan di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Pada 2013, jumlah destinasi wisata yang semula sebanyak 113 meningkat menjadi 135 titik pada 2014.

Sedangkan ship calls pada 2013 sebanyak 309 dan meningkat menjadi 395 pada tahun ini. “Kalau dari sisi jumlah penumpang yang turun, kapal tahun 2013 sebesar 159.579 orang. Tahun ini meningkat menjadi 216.660 orang,” kata Rizki.

Jumlah penumpang yang turun dan mengambil paket tur, kata dia, berkisar antara 50-70 persen. Di Surabaya, hanya sekitar 30 persen saja yang memilih berkeliling di lokasi wisata terdekat. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY