Wisatawan Berwisata di 7 Taman Nasional Diproteksi Asuransi

0
416

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pengunjung atau wisatawan taman nasional Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) akan mendapatkan jaminan asuransi dari Amanah Githa. Asuransi Jiwa Syariah ini, nantinya dapat mengoptimalkan potensi wisata dari 181 titik Taman Wisata Alam dan Taman Nasional dibawah naungan Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Untuk mempermudah pelayanan ini, juga dikenalkan teknologi berbasis Android dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung Taman Wisata Alam dan Taman Nasional.

Ditjen KSDAE Tachrir Fathoni, dalam rapat koordinasi baru-baru ini memberikan arahan seluruh peserta Rapat Koordinasi (Rakor) di seluruh Indonesia bahwa pengunjung taman nasional dan wisata dilindungi Asuransi Jiwa Syariah. “Asuransi Jiwa Syariah ini ditunjang sistem Aplikasi Android. Aplikasi ini merupakan bentuk pengelolaan asuransi syariah yang transparan dan akuntabilitas,” kata dia.

Diakuinya terjadi kenaikan kunjungan ke Taman Nasional. Kondisi ini sangat menggembirakan, trend wisata alam semakin banyak. Sehingga pengunjung akan diberi asuransi yang diawali dengan kerjasama Balai Besar KSDA Jawa Barat pada 1 Maret 2016. Potensi kontribusi sampai dengan akhir tahun 2016 diproyeksikan sebesar Rp 6,03 miliar.

Selain mengoptimalkan potensi dari taman Nasional, juga menjalin kerja sama dengan BTN Syariah. Akhir bulan lalu, (30/5), ditanda tangani PKS penutupan Asuransi Jiwa Pembiayaan Bank BTN Syariah dengan Amanah Ghita melalui PT. Axle Asia sebagai Broker perusahaan yang bergerak di bidang pialang asuransi yang mendapat ijin dari Otoritas Jasa Keuangan. Potensi kontribusi sampai dengan akhir tahun 2016 di proyeksikan sebesar Rp 1 miliar.

Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi sesuai dengan pasal 1 butir 14 UU No. 5 Tahun 1990. Saat ini terdapat 50 Taman Nasional di Indonesia, yang pengelolaannya di bawah Kementrian Kehutanan Republik Indonesia. Berikut adalah 7 Taman Nasional yang Terkenal di Indonesia karena keindahannya :

01. Taman Nasional Bunaken

Taman nasional ini sangat terkenal bahkan di seluruh dunia, terutama karena keindahan terumbu karangnya dan diakui sebagai terumbu karang terlengkap. Taman nasional ini terletak di perairan laut Sulawesi, tepatnya di Manado Sulawesi Utara. Pemerintah provinsi setempat sering mengadakan even tahunan yaitu Sail Bunaken yang diikuti oleh peserta dari beberapa negara. Musim kunjungan terbaik untuk berkunjung ke Bunaken adalah bulan Mei s/d Agustus disetiap tahunnya. Maka jika anda pergi ke Manado jangan lupa untuk mampir ke Bunaken.

02. Taman Nasional Ujung Kulon

Merupakan pusat konservasi dan mengkhususkan melindungi Badak Jawa. Terdapat tiga tipe ekosistem di taman nasional ini yaitu ekosistem perairan laut, ekosistem rawa, dan ekosistem daratan. Taman Nasional Ujung Kulon merupakan obyek wisata alam yang menarik, dengan keindahan berbagai bentuk gejala dan keunikan alam berupa sungai-sungai dengan jeramnya, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut dan peninggalan budaya/sejarah (Arca Ganesha, di Gunung Raksa Pulau Panaitan). Kesemuanya merupakan pesona alam yang sangat menarik untuk dikunjungi dan sulit ditemukan di tempat lain.

03. Taman Nasional Gunung Leuser
Taman Nasional Gunung Leuser merupakan salah satu yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai Cagar Biosfir. Berdasarkan kerjasama Indonesia-Malaysia, juga ditetapkan sebagai “Sister Park” dengan Taman Negara National Park di Malaysia. Taman Nasional Gunung Leuser merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan pantai, dan hutan hujan tropika dataran rendah sampai pegunungan. Hampir seluruh kawasan ditutupi oleh lebatnya hutan Dipterocarpaceae dengan beberapa sungai dan air terjun. Satwa langka yang dilindungi di Taman Nasional ini antara lain Mawas/Orang Utan, Harimau Sumatera, Gajah Sumatera, Badak Sumatera, Rangkong dan Kucing Hutan.

04. Taman Nasional Wakatobi

Taman Nasional ini memiliki nama yang sangat unik, uniknya karena nama Wakatobi diambil dari nama-nama 4 pulau utama di Taman Nasional ini, yaitu pulau Wangi-wangi, Kaledupa, Togian dan Binongko. Taman Nasional Wakatobi memiliki potensi sumberdaya alam laut yang bernilai tinggi baik jenis dan keunikannya, dengan panorama bawah laut yang menakjubkan. Terletak di Sulawesi Tenggara, taman nasional ini memiliki musim kunjungan terbaik pada bulan April s/d Juni dan Oktober s/d Desember setiap tahunnya.

05. Pulau Komodo

Taman Nasional Pulau Komodo terdiri dari 3 pulau besar yaitu Komodo, Rinca dan Padar serta 26 pulau besar/kecil disekitarnya. Pulau Komodo resmi ditetapkan sebagai New 7 Wonders of Nature atau yang lebih dikenal dengan 7 keajaiban dunia pada 16 Mei 2013 di Zurich, Swiss. Beberapa tumbuhan yang ada di Taman Nasional Komodo antara lain rotan, bambu, asam, kepuh, bidara, dan bakau. Keadaan alam yang kering dan gersang menjadikan suatu keunikan tersendiri. Adanya padang savana yang luas, sumber air yang terbatas dan suhu yang cukup panas; ternyata merupakan habitat yang disenangi oleh sejenis binatang purba Komodo. Selain satwa khas Komodo, terdapat rusa, babi hutan, ajag, kuda liar, kerbau liar, 2 jenis penyu, 10 jenis lumba-lumba, 6 jenis paus dan duyung yang sering terlihat di perairan laut Taman Nasional Komodo.

06. Taman Nasional Way Kambas

Terletak di provinsi Lampung, Taman Nasional ini merupakan pusat konservasi gajah terbesar di Indonesia. Selain Gajah Sumatera, disini juga ada tempat penangkaran Badak Sumatera, Orang Utan Sumatera, dan beberapa spesies hewan lainnya. Gajah-gajah liar yang dilatih di Pusat Latihan Gajah dapat dijadikan sebagai gajah tunggang, atraksi, angkutan kayu dan bajak sawah. Pada pusat latihan gajah tersebut, dapat disaksikan pelatih mendidik dan melatih gajah liar, menyaksikan atraksi gajah main bola, menari, berjabat tangan, hormat, mengalungkan bunga, tarik tambang, berenang dan masih banyak atraksi lainnya.

07. Taman Nasional Bali Barat

Terletak di ujung barat pulau Bali, Taman Nasional Bali Barat terdiri dari beberapa tipe vegetasi yaitu hutan mangrove, hutan pantai, hutan musim, hutan hujan dataran rendah, savana, terumbu karang, padang lamun, pantai berpasir, dan perairan laut dangkal dan dalam. Memiliki satwa burung yang endemik dan langka yaitu burung jalak bali, selain itu terdapat beberapa spesies hewan lainnya seperti Kijang, Luwak, Trenggiling dan Kancil. Burung jalak bali merupakan satwa primadona taman nasional ini, dan termasuk burung pesolek yang senantiasa menyenangi habitat yang bersih, serta jelajah terbangnya tidak pernah jauh. Burung tersebut memerlukan perhatian dan pengawasan ekstra ketat, karena populasinya rendah dan mudah untuk ditangkap. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY