Wisata Spa Belum Ditangani Serius

0
318


JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id:
Indonesia memiliki kekayaan spa yang luar biasa. Hingga kini, terdata ada sembilan spa dari daerah di Indonesia yakni martub dan oukup (Sumatera Utara), tangas (Betawi), batangeh (Minang), so’oso (Madura), lulur (Jawa), Bali spa (Bali), batimung (Banjar), telu sulapa epa (Bugis), dan bakera (Minahasa), sayangnya belum ditangani secara serius untuk menjadi destinasi wisata minat khusus.

“Potensi spa Indonesia itu punya keunikan, kekhasan dan mempunyai daya tarik tersendiri karena menggunakan bahan yang alami, tradional. Juga pelayanan sangat hospitality bahkan harganya kompetitif, sayangnya promosi masih kurang. Apalagi saat mengikuti travel mart di luar negeri, spa hanya sebagai pelangkap,” ungkap Judit Emma, pelaku bisnis spa kepada test.test.bisniswisata.co.id di acara Rakornas Kementrian Pariwisata di Jakarta, Kamis (15/09/2016).

Judit menilai spa dan pariwisata memiliki hubungan yang sangat kuat, sangat erat dan saling membutuhkan. Wisatawan butuh relaksasi setelah berwisata, dan spa membutuhkan wisatawan untuk terus berkembang menjadi industri baru yang mampu menunjang perekonomian masyarakat. Dan prospek spa jika dikaitkan dengan pariwisata akan menjadi daya tarik tersendiri.

Wisatawan mancanegara yang berwisata di Indonesia membutuhkan waktu untuk relaks, refreshing dengan spa. “Dan wisatawan menilai spa Indonesia sangat berbeda dibandingkan negara lain, karena kita menggunakan bahan alami, tradisional, setiap daerah memiliki pijatan dan aromaterapi sendiri. Juga hospitality sudah sangat dikenal. Karena itu umumnya wisman yang datang ke wisata spa merupakan wisatawan repetead,” jelasnya.

Wisman yang datang untuk spa dari negara Jepang, Malaysia, Rusia, Midle East, Korea dan kini dari negara China. “Turis China kini mulai membanjiri Bali, dan mereka sangat tertarik dengan spa Indonesia yang sangat berbeda dibandingkan dengan negara lain yang pernah mereka kunjungi,” ucap Judit juga menjadai manager Taman Sari Spa.

Diakuinya persaingan spa Indonesia dengan masuknya Thai Spa dari Thailand dan Shiatsu Jepang yang kini sudah merambah di hotel berbintang. “Kami ingin spa Indonesia juga bisa lebih banyak masuk ke hotel berbintang sehingga spa Indonesia lebih dikenal. Kan, spa sudah menjadi gaya hidup bagi banyak orang,” jelasnya.

Spa (soluse per aqua) merupakan teknik relaksasi dan perawatan kesehatan menggunakan sarana air. Spa dikelompokkan dalam dua jenis, wellness spa atau health spa, yaitu spa yang berorientasi pada kesehatan dan peningkatan penampilan diri dan kecantikan. Satu lagi, medical spa, yang berorientasi untuk penyembuhan dan biasanya diterapkan di klinik atau rumah sakit.

Spa yang telah tercipta di Tanah Air wajib untuk dilestarikan dan dikembangkan. Industri spa yang baik untuk kesehatan dan kecantikan telah diambil hak ciptanya oleh pihak luar. “Juga spa Thailand ternyata rempah-rempahnya didatangkan dari Indonesia,” sambungnya. (endy)

LEAVE A REPLY