Wisata Paralayang Kawasan Gunung Ijen Disodorkan Wisatawan

0
31
Paralayang (Foto: http://pesonabromo.com/)

BONDOWOSO, Bisniswisata.co.id: Sport tourism paralayang kini semakin ngetrend bahkan digemari wisatawan nusantara maupun mancanegara. Kesempatan itu, dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan menawarkan paket wisata tandem paralayang di kawasan Gunung Ijen. Dengan paralayang wisatawan bisa menikmati pemandangan alam Ijen dari udara.

“Wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Gunung Ijen, Kecamatan Ijen, saat ini juga bisa menikmati pemandangan alam dari ketinggian dengan menggunakan paralayang,” ujar Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso, Adi Sunaryadi, di Bondowoso, Senin (16/10/2017).

Dari udara, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam seperti objek wisata Kawah Wurung (kawah tidak jadi), hamparan perkebunan kopi arabika, maupun perkebunan kopi rakyat, serta pemandangan alam Gunung Ijen dan Gunung Raung.

Selain itu, pengunjung wisata dapat berswafoto dari objek wisata Bukit Megasari yang menjadi tempat lepas landas paralayang dengan latar belakang foto pemandangan alam Gunung Ijen dan Kawah Wurung.

Koordinator Paralayang Bondowoso Ichuk S Widhawarsa mengatakan paket wisata tandem paralayang di kawasan wisata Gunung Ijen yang terkenal dengan api birunya itu, bekerja sama dengan pilot paralayang asal Malang, Jawa Timur.

“Setiap wisatawan cukup membayar paket wisata tandem paralayang Rp 500.000 per orang dalam satu kali terbang menikmati pemandangan alam dari udara, bersama pilot paralayang yang sudah profesional (master tandem),” katanya.

Ia menjelaskan pembayaran paket wisata tandem paralayang Rp 500.000 itu sudah termasuk biaya transportasi dari tempat pendaratan ke tempat lepas landas paralayang di Bukit Megasari.

“Biasanya wisatawan yang berminat terbang menggunakan paralayang menikmati pemadangan alam dari udara, terlebih dahulu membuat janji dengan kami, dan selanjutnya kami berkoordinasi dengan pilot paralayang di Malang yang sudah memiliki sertifikat ‘master tandem’ paralayang,” ujarnya. (*/REP)

LEAVE A REPLY