Wisata Olahraga Kurang Berkembang di Sumatera Selatan

0
100
tugu-parameswara-jakabaring Palembang (Foto: tribunnews.com)

PALEMBANG, Bisniswisata.co.id: Wisata olahraga atau sport tourism masih belum berkembang secara meluas di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Padahal Sumsel sudah dicanangkan pemerintah sebagai daerah cikal bakal wisata olahraga, juga sebagai salah satu tuan rumah SEA Games 2018, namun belum disambut hangat Pemda di wilayah Sumsel.

“Saya minta daerah lain di wilayah Sumsel turut mengembangkan wisata olahraga, sehingga pengembangan tidak hanya terjadi di Kota Palembang yang telah memiliki Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City,” lontar Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di Palembang, Sabtu (19/8/217).

Sumsel, sambung dia, dicanangkan sebagai daerah cikal bakal wisata olahraga, sehingga pemerintah kabupaten/kota harus memanfaatkan kesempatan ini untuk mengangkat potensi daerahnya. “Sejauh ini lokasi sport tourism baru ada di Jakabaring Sport City coba bayangkan jika setiap kabupaten mengembangkannya. Tak perlu lengkap seperti JSC, cukup pilih beberapa cabang olahraga saja,” katanya

Dicontohkan, yang dilakukan Ogan Ilir mulai menggalakkan event skala nasional dengan memakai Lintasan Tanjung Senai dan di perkebunan tebu Cinta Manis. “Jika mau olahraga alam dapat ke Pagaralam atau ke Lahat. Jika ini digalakkan dan direncanakan dengan baik maka tujuan dari sport tourism dapat tercapai yakni pemberdayaan ekonomi,” kata dia.

Sumatera Selatan menjadi model pengembangan pariwisata berbasis ajang olahraga di Indonesia karena memiliki fasilitas olahraga bertaraf internasional. Pengembangan pariwisata olahraga ini sangat sejalan dengan peran Provinsi Sumatera Selatan sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Setelah sebelumnya sukses menggelar SEA Games ke-25 tahun 2011, Islamic Solidarity Games 2013, Asean University Games 2014 dan beberapa ajang internasional lainnya, kini Sumatera Selatan ingin mendapatkan berkah dari pariwisata.

“Menjadi tuan rumah Asian Games ini sebenarnya sasaran antaranya, tapi sasaran sebenarnya bagaimana daerah ini dikenal, jika sudah dikenal maka investasi akan masuk, wisatawan akan datang, dan industri kreatif akan tumbuh,” kata mantan Bupati Musi Banyuasin ini.

Ia menambahkan, untuk mendatangkan investasi maka suatu dareah harus dikenal terlebih dahulu dan Sumsel telah menentukan pilihannya yakni melalui olahraga. “Sumsel akan menjadikan Kawasan Jakabaring Sport City yang memiliki 18 arena bertaraf internasional sebagai kawasan wisata olahraga,” tambahnya.

Pengembangan ‘sport tourism’ dimulai sejak menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional dan internasional, di antaranya SEA Games ke-25 tahun 2011, Islamic Solidarity Games 2013, dan ASEAN University Games 2014. “Pengembangan sport tourism dapat mendongkrak angka kedatangan wisatawan,” ucapnya. (*/RLS)

LEAVE A REPLY