Wisata Belanja Bukan Hanya Didominasi Fashion

0
708
Suasana di LTC Glodok yang menjual berbagai aneka kebutuhan teknik, tools, elektrikal, elektronik, safety, plat, dan lain – lain baik untuk rumah tangga atau industri . (Foto: SHNet/Job Palar)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia juga memiliki kekayaan wisata belanja yang luar biasa, beragam bahkan bervariasi. Dan, wisata belanja bukan hanya didominasi fashion, asesoris dan makanan ringan. Ternyata spare part pabrik, peralatan listrik, tools, serta perlengkapan kebutuhan rumah tangga, perhotelan dan industri juga diburu wisatawan mancanegara.

Trade Mall Lindeteves Trade Center (LTC) di kawasan Glodok Jakarta Barat, buktinya. Mall dibawah naungan Agung Podomoro Group terbilang unik dari segi produk yang ditawarkan, yakni perangkat/perkakas pertukangan, sparepart, water treatment, onderdil automotive, perkakaks pengamanan rumah, power generator/genset, electronic – electrical equipment and supplies, safety equipment, LED dan alat komunikasi seperti radio transmitter, HT, GPS dan digital radio system, ternyata kerap didatangi wisatawan dari China, Australia, New Zealand, juga negara-negara Asia.

“Sejak dua tiga bulan terakhir, ternyata banyak bule yang datang ke Trade Mall LTC. Kami sendiri kaget dan bangga. Ini menunjukkan bahwa produk Indonesia sudah menjadi pilihan konsumen mancanegara,” papar Ho Mely Surjani, AVP Marketing TM Agung Podomoro didampingi General Manager TM LTC Glodok Aries Haryadi Sandi pada media gathering LTC Glodok di Jakarta, Selasa (01/11/2016).

Kedatangan wisman ke LTC Glodok, sambung Mely, mayoritas membeli tools dan peralatan industri yang dianggap harga di Indonesia lebih kompetitif. Juga jarak tempuh ke Jakarta lebih dekat apalagi transportasi udara dari Jakarta menuju negara asalnya terutama New Zealand dan Australia kini semakin banyak dengan dibukanya jalur penerbangan langsung.

Selain berbelanja kebutuhan peralatan, wisatawan juga menginap di Fave Hotel Glodok yang menjadi satu lokasi di TM LTC. “Umumnya rata-rata menginap selama 2-3 hari. Memang Trade Mall dibawah bendera Agung Podomoro Group selalu dilengkapi dengan fasilitas akomodasi yang sesuai kebutuhan wisatawan, lokasinya strategis dan harganya yang terjangkau,” sambung Mely.

Mely menambahkan strategi pemasaran Trade Mall (TM) Agung Podomoro melalui sinergi, inovasi, dan promosi melalui undian TM Agung Podomoro Vaganza 2016 yang berlangsung sejak Mei 2016, mampu meningkatkan jumlah pengunjung. Tentu hal ini diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan omzet para pedagang.

“Melalui program ini, selama enam bulan kami terus melakukan evaluasi dalam pelayanan kepada pengunjung maupun pedagang, termasuk TM LCT Glodok. Dengan selalu memunculkan inovasi baru dan bersinergi dengan pedagang yang mayoritas UKM, kami yakin program ini berdampak positif,” jelasnya.

Mely menjelaskan, inovasi dan sinergi dilakukan bertujuan meningkatkan pelayanan dan memberikan nilai tambah kepada pengunjung serta meningkatkan daya saing bisnis ruang ritel. Dari sisi inovasi, antara lain, ada pembentukan zoning yang khas di tiap TM di bawah naungan Agung Podomoro Group. Sinergi yang dilakukan berupa sinergi promosi TM Agung Podomoro Vaganza yang berlangsung sampai dengan Februari 2017.

Pihaknya bangga atas kemitraan yang terbangun dengan para UKM sehingga dapat mendorong iklim usaha semakin baik di TM Agung Podomoro. “Kami juga mendorong pedagang melakukan inovasi promosi, baik di bisnis online maupun offline. Hasilnya, pengunjung TM kami semakin bertambah. Bisa kita lihat sendiri jumlah pengunjung di TM Thamrin City, TM Blok B Tanah Abang, TM Kenari Mas, TM Mangga Dua Square, TM Seasons City, dan TM Mall Kalibata City Square, serta TM LTC Glodok yang terus bertambah,” katanya.

General Manager TM LTC Glodok Aries Haryadi Sandi menjelaskan TM LTC Glodok berdiri dilahan seluas 2,6 hektar yang terdiri 6 lantai kini occoupancy kios sudah mencapai 90 persen sudah terjual dari total jumlah kios sebanyak 3000 unit dan yang laku 2.700 unit.

“Rata-rata jumlah pengunjung saat ini mencapai 60.000 hingga 70.000 orang perhari. Dari jumlah itu sekitar 3-4 persen dari wisatawan mancanegara terutama wisatawan China sudah banyak datang ke TM LTC Glodok,” jelasnya. (endy)

LEAVE A REPLY