Wings Air Batal Terbang, Penumpang Perang Mulut

0
120
Penumpang Wings Air adu mulut dengan perwakilan Wings Air (Foto: okezone.com)

KOTA BULI HALMAHERA, Bisniswisata.co.id: Puluhan penumpang Pesawat Wings Air rute Buli-Ternate, Minggu (21/05/2017) malam pukul 19.00 WIT mengamuk di Bandara Buli, Halmahera Timur, Maluku Utara karena ditelantarkan oleh managemen maskapai. Para penumpang geram terhadap maskapai milik Lion Group itu karena merasa pihak maskapai tidak bertanggung jawab atas ketidakpastian keberangkatan mereka.

Bahkan penerbangan menuju Ternate dibatalkan setelah beberapa kali mengalami penundaan. Kemarahan para penumpang kian menjadi, karena pihak otoritas bandara mengizinkan penerbangan ekstra untuk tujuan yang sama pada jam 14.00 WIT. Padahal jadwal tersebut seharusnya untuk penerbangan mereka, setelah ditunda dari jadwal seharusnya pukul 12.00 WIT.

Kabar terakhir yang mereka terima ialah bahwa cuaca di Halmahera Timur dalam kondisi buruk. Sementara penjelasan para penumpang sehubungan kondisi cuaca sejak sebelum pukul 12.00 WIT, hingga penerbangan ekstra pukul 14.00 WIT, tidak digubris.

Dan pada akhirnya penumpang tetap telantar tanpa kompensasi sehingga menginap dan tidur seadanya di selasar bandara, berharap ada keajaiban dan bisa terbang pada Senin (22/5/2017) pagi.

Ifan Gusti, salah satu penumpang menuturkan, seharusnya jadwal penerbangan sesuai boording pas yang dimiliki Pesawat Wings menuju Ternate pukul 12.25 WIT, namun pihak maskapai mengundurkan hingga pukul 14.15 WIT dengan alasan pesawat di-carter oleh pejabat daerah. “Sesuai tiket yang kami miliki jadwal pesawat awalnya jam 12.25 WIT siang, tapi diundurkan pukul 14.15 WIT karena mereka prioritaskan carteran sementara reguler diundurkan,” kata Ifan.

Setelah mengantar sejumlah pejabat daerah ke Ternate, Pesawat Wings Air kembali Buli untuk mengangkut penumpang reguler yang jumlahnya mencapai 64 orang tersebut. Namun, hingga pukul 19.00 WIT Pesawat Wings belum bisa diberangkatkan dengan alasan cuaca buruk.

“Karena jadwal reguler digunakan melayani penumpang carteran maka jadwal reguler diundurkan dan kami tidak bisa diberangkatkan lagi karena cuaca sudah buruk. Tadi, kalau jadwal reguler tidak diubah makan sudah pasti kami sudah sampai Ternate,” ujarnya.

Para penumpang kemudian meminta pertanggungjawaban pihak maskapai karena dampak dari perubahan jadwal membuat sejumlah penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan dengan maskapai lain tidak bisa dilakukan dan harus rela tiket penerbangan selanjutnya hangus. “Ada yang hendak lanjut ke Jakarta untuk ke Jepang, tapi gara-gara perubahan ini maka tiket mereka hangus percuma,” jelasnya.

Station Manager Wings Air di Buli, Zulkarnain mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pimpinan Wings Air di Jakarta tetapi mereka lepas tangan dengan alasan penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Para penumpang yang mayoritas peserta Fishing Halmahera Timur tidak diberi dispensasi apapun meski jadwal mereka diubah. “Saya sudah koordinasi tapi dari pusat tidak mau bertanggung jawab,” singkatnya.

Para penumpang sempat meyandra pilot Wings Air yang turun dari pesawat dan hendak ke hotel akibat penudaan. Namun, setelah ada mediasi dan Pemda Halmahera Timur bersedia menanggung seluruh penginapan penumpang, amarah mereka bisa mereda. Pihak maskapai menjanjikan penerbangan menuju Tenate akan dilakukan pukul 06.00 WIT, 22 Mei 2017. (*/bbs)

LEAVE A REPLY