Warisan Minang Digarap Ulang Desainer Ria Miranda

0
649
Fashion muslim Koleksi Desainer Ria Miranda

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Desainer busana Muslim kenamaan, Ria Miranda meluncurkan sederet koleksi rancangannya untuk 2017. Diantara koleksi itu, juga menghadirkan koleksi Dejavu. Koleksi ini hadir atas permintaan banyak pelanggan. Juga untuk mengulang kembali akan motif Minang Heritage yang pertama kali ditampilkan pada Jakarta Fashion 2013.

“Dejavu, Minang Heritage, untuk wanita Indonesia. Dejavu, terinpirasi dari koleksi minang sebelumnya sangat banyak peminatnya jadi harus bikin,” ungkap Ria dalam acara trend sgow di Jakarta, kemarin.

Diakuinya, Dejavu juga sebagai komitmen dan konsistensi Ria Miranda untuk terus bereksplorasi dengan kekayaan kain tradisional Indonesia, khususnya yang berasal dari Sumatra Barat.

Apalagi, sambung dia, Pemilihan warna untuk koleksi Dejavu sangat berbeda dan fresh dengan penggabungan beberapa warna baru menciptakan nuansa dan image tersendiri bagi yang memakainya terlihat lebih elegant dan bersahaja.

Dominasi warna-warna earth tone, seperti olive green, soft brown, grey, silver blue, magenta purple, redwood dan dikombinasikan dengan warna-warna cerah seperti pink, mustard yellow, salmon coral dan pistachio green.

Garis tangan membentuk kotak – kotak kecil namun dibuat senada dengan bentuk motif songket yang penuh improvisasi agar terlihat modern, terlihat banyak ketidaksempurnaan dalam kerapihan peletakan motif. “Hal ini memang disengaja untuk memberikan informasi bahwa it’s okay to be not perfect, just enjoy and wear it,” lontarnya.

Menurutnya, koleksi busana yang pertama kali diluncurkan langsung di Padang ini juga di dominasi oleh siluet yang lurus seperti baju kurung yang dibuat lebih modern dan sederhana menggambarkan sosok wanita Indonesia yang sesungguhnya, sehingga dapat dipakai oleh semua kalangan wanita.

Dalam acara trend show yang tahun ini sudah digelar untuk keempat kalinya. Ria tampil all out dengan meluncurkan lima sequence alias lima looks koleksi sekaligus. Di show kali ini, Ria Miranda menampilkan 44 looks terdiri dari 5 tema koleksi yang di peragakan oleh 22 model profesional dengan tata panggung runway berbentuk pattern segi lima, yang kurang lebih menggambarkan iconic pattern seorang Ria Miranda.

Ialah Dejavu, Principia, Florette, Daily Essentials, dan Mind yang di mana masing-masing dari kelima tema ini hadir dengan looks yang berbeda satu sama lain namun berada di benang merah konsep utama yang sama yaitu Relationship. Filosofi pertama ialah hubungan dengan sesama manusia dan alam sekitar yang disebut horizontal relationship, dan hubungan personal dengan sang Pencipta yaitu vertical relationship.

Fashion show dibuka dengan koleksi pertama yang bertema Daily. Koleksi pakaian ready to wear yang terinspirasi dari gaya daily streetwear ini mengutamakan kenyamanan dan esensi. Looks yang ditampilkan terdiri dari blouse, kemeja dan outer yang casual. Memiliki siluet loose dan didominasi oleh bahan katun yang nyaman digunakan untuk sehari-hari. Color range terdiri dari warna lilac, dusty pink, olive green dan light blue, dipadukan dengan iconic pattern Ria Miranda.

Kemudian dilanjutkan dengan koleksi tema yang kedua yaitu Principia, di mana untuk koleksi ini Ria terinspirasi dari sebuah judul buku karya Sir Isaac Newton yang membahas mengenai gravitasi yaitu, Philoshopiae Naturalis dan Principia Mathematica. Pesan yang ingin disampaikan melalui koleksi principia ini adalah agar kita sebagai manusia lebih memperhatikan kembali kondisi alam saat ini dan memperlihatkan hubungan antara manusia dengan alam, karena bumi memiliki magnet yang sangat kuat untuk menggoda manusia agar bisa menguasainya.

Siluet potongan busana yang tegas namun ringan merepresentasikan karakter wanita yang lemah lembut namun dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Motif yang digunakan di dominasi pattern topografi bumi dan iconic pattern dengan pengembangan baru yang terinspirasi dari ukiran kayu anak tangga klasik. Pemilihan warna yang digunakan pada koleksi ini terinspirasi dari keindahan warna danau Kelimutu, Nusa Tengara Timur, dipadukan dengan warna–warna earth tone seperti sky blue, blue ocean, maroon dan soft brown yang dikombinasikan dengan warna cerah seperti pink salmon, peach, mustard yellow.

Koleksi ketiga yang diperlihatkan oleh Ria adalah busana menswear alias baju untuk pria. Dengan tema Mind, koleksi menswear terbaru dari Ria Miranda ini terinspirasi dari baju-baju tradisional Jawa seperti beskap dan surjan namun dengan looks yang lebih modern dan sesuai dengan tren. Warna yang digunakan pada koleksi ini adalah tone warna yang akan menjadi tren di tahun 2017 contohnya abu, biru navy dan khakis. Dengan cutting yang simpel dan clean looks, koleksi ini menggunakan bahan – bahan kaku seperi linen dan twill.

Fashion show ditutup dengan koleksi yang kelima, Florette yang diambil dari bahasa Perancis yang berarti bunga kecil. Khusus untuk koleksi ini Ria berkolaborasi dengan seorang ilustrator muda, Cempaka Surakusumah. Koleksi ini didominasi motif bunga sebagai simbol sebuah doa untuk seseorang yang sudah tidak lagi bersama dengan kita, menggambarkan sebagai simbol vertical relationship. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY