Warga Indonesia Diajak Studi Kuliner di Selandia Baru

0
86
Studi kuliner

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Selandia Baru melalui agen pemerintahaan di bidang Pendidikannya, Education New Zealand (ENZ), membeberkan peluang pendidikan bagi siswa-siswi asal Indonesia di bidang kuliner di negara Kiwi tersebut.

Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Trevor Matheson, menyebutkan negaranya ingin terus menjalin hubungan baik di bidang pendidikan, termasuk dunia kuliner dengan Indonesia.

Selandia Baru sendiri memiliki beragam pilihan bidang studi untuk siswa di semua tingkat. Pada tahun 2016, negara ini menyambut sekitar 1.000 siswa Indonesia termasuk mereka yang mengikuti studi kuliner yang menjadi salah satu jurusan terpopuler.

“Dunia Kuliner merupakan kesempatan baik untuk dipelajari khsususnya di Selandia Baru yang memilki keragaman kuliner dan merupakan pemasok bahan makanan segar mulai dari daging sapi, buah kiwi, makanan laut dan wine,” papar Matheson dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (28/09/2017).

Hal itu juga dibuktikan dua alumni bidang kuliner di Selandia Baru asal Indonesia yang kini sukses melakoni karir di bidang yang sama. Mereka ialah Permana Sigidprawiro, Alumni Wellington Institute of Technology pada tahun 2001 saat ini menjabat sebagai Chief Operating Officer Plataran Hotels & Resorts, dan Marcelina Nadya, Alumni Cordon Bleu pada tahun 2014 dan saat ini memiliki toko kue bernama Nana Cake Boutique.

Bagi Permana, kesempatan bersekolah kuliner di Selandia Baru adalah hal yang berharga karena memungkinkan siswa belajar secara langsung. “Selama mengambil studi selama satu tahun saya diberikan silabus pendidikan yang sangat efektif dengan harga yang jauh lebih murah dari pada pendidikan di sejumlah negara seperti Amerika atau Australia,” kata Permana.

Nadya yang juga telah suskes berbisinis di bidang kue pada usia 21 tahun menceritakan bahwa perkulihan yang ia tempuh menuntun siswa untuk siap di dunia kerja. “Hampir 80 persen perkuliahan adalah praktik dan kami juga diharuskan untuk melakukan magang,” papar Nadya.
(redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY