Wapres JK: Tiga Destinasi Diprioritaskan Dulu

0
222
Wapres JK meliat maket Mandalika Lombok

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemerintah memprioritaskan pengembangan tiga destinasi wisata baru dari 10 destinasi wisata utama di luar Bali. Pengembangan ini untuk mencapai target 20 juta wisatawan hingga tahun 2019. Ketiga destinasi itu Danau Toba Sumatera Utara, Candi Borobudur Jawa Tengah dan Mandalika Nusa Tenggara Barat.

“Dari 10 destinasi wisata utama yang akan dikembangkan, baru tiga yang diprioritaskan dan pengembangannya lebih dulu. Langkah ini disesuaikan dengan kebutuhan serta selera pasar asing,” papar Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) usai rapar bersama Menko Maritim, Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan dan Ketua BKPM di Jakarta, Jumat (21/10/2016).

Luhut mengatakan, pembangunan tujuan wisata baru tersebut sudah dibahas bersama menteri terkait dan Wapres menyarankan agar Borobudur bisa terintegrasi dengan Candi Mendut, Prambanan, dan Istana Keraton.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan total anggaran untuk pengembangan tiga destinasi wisata baru tersebut sebesar 200 juta dolar AS dari Bank Dunia yang akan ditandatangani pada Juni 2017.

Sebelumnya pemerintah merencanakan pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas, yaitu: Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), Wakatobi di Sulawesi Tenggara
Pulau Morotai di Maluku Utara

Juga, Kepulauan Seribu di Jakarta, Tanjung Lesung di Banten, Borobudur di Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengembangan 10 destinasi wisata utama dibutuhkan US$ 20 miliar atau sekitar Rp 200 triliun. Setengahnya dibutuhkan untuk sarana publik sementara pemerintah hanya bisa menyediakan Rp 30 triliun.

“Kebutuhan kita Rp 100 triliun untuk infrastruktur pariwisata tapi rata-rata seluruh kementerian atau lembaga Rp 6 triliun per tahun dan sampai lima tahun berarti Rp 30 triliun. Karena itu, kita butuh penganggaran dari luar,” paparnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dalam rangka memfokuskan di tiga destinasi wisata utama tersebut dilakukan upaya percepatan seperti Danau Toba dan membuat lapangan terbang Sibisa dan Silangit menjadi satu pengelolaan dengan Bandara Kualanamu.

Sedangkan Borobudur, karena koneksitasnya dengan Yogyakarta masih lemah akan diusahakan reaktivasi dari kereta api serta Solo, menyatu. Begitu juga dengan Mandalika akan kerja sama dengan Middle East Company. (*/AN)

LEAVE A REPLY