Visa Kunjungan Wisman berwisata ke Indonesia Berlaku 5 Tahun

0
440
Wisatawan asing berwisata ke desa wisata Bahoi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. (foto: Kompas.com)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) benar-benar serius menggarap sektor pariwisata. Terbukti, pemerintah memberi perpanjang masa berlaku visa kunjungan bagi orang asing yang berwisata ke Indonesia. Langkah ini menjadi peluang meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke penjuru nusantara.

Dengan pertimbangan untuk memberikan kemudahan bagi eks warga negara Indonesia dan keluarganya berupa perpanjangan Izin Tinggal kunjungan serta untuk memenuhi dinamika yang berkembang di dunia internasional terkait dengan penambahan jangka waktu Visa kunjungan bagi Orang Asing. Demikian pernyataan disampaikan dalam pengumuman pada laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Selasa (12/07/2016).

Disebutkan, Presiden Joko Widodo pada 27 Juni 2016 menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas PP Nomor 31 Tahun 2013 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dalam PP baru itu disebutkan, Visa diplomatik dan Visa dinas untuk beberapa kali perjalanan berlaku selama 12 (dua belas) bulan terhitung sejak tanggal diterbitkan. “Visa kunjungan untuk beberapa kali perjalanan berlaku selama 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal diterbitkan,” bunyi Pasal 111 ayat (2). Sebelumnya ketentuan mengenai hal ini tidak ada.

PP ini juga merevisi masa izin tinggal, khususnya bagi orang asing eks Warga Negara Indonesia (WNI). Jika sebelumnya hanya disebutkan, Izin Tinggal kunjungan bagi pemegang Visa kunjungan 1 (satu) kali perjalanan dan beberapa kali perjalanan diberikan untuk waktu paling lama 60 (enam puluh) hari sejak tanggal diberikannya Tanda Masuk, yang dapat diperpanjang paling banyak 4 (empat) kali dan jangka waktu setiap perpanjangan paling lama 30 (riga puluh) hari. Sementara Izin Tinggal kunjungan bagi pemegang Visa kunjungan beberapa kali perjalanan tidak dapat diperpanjang.

Pada PP Nomor 26 Tahun 2016 ditambahkan beberapa ayat, bahwa Ketentuan Izin Tinggal sebagaimana dimaksud dikecualikan bagi Orang Asing eks warga negara Indonesia dan keluarganya pemegang Visa kunjungan beberapa kali perjalanan.

“Izin Tinggal kunjungan bagi Orang Asing eks warga negara Indonesia dan keluarganya dapat diperpanjang paling banyak 2 (dua) kali dan jangka waktu setiap perpanjangan paling lama 60 (enam puluh) hari,” bunyi Pasal 136 ayat (5) PP tersebut.

Ditegaskan dalam PP ini, saat Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku: a. Visa kunjungan yang telah dimiliki oleh Orang Asing dan Izin Tinggal kunjungan bagi eks warga negara Indonesia masih tetap berlaku sampai masa berlakunya berakhir; dan b. permohonan Visa kunjungan dan Izin Tinggal kunjungan yang sudah diajukan dan telah diproses tetapi belum selesai, berlaku sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah ini.

“Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal II Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2016 yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 28 Juni 2016.

Data Kementerian Pariwisata menyebutkan selama 2015, lebih dari 10,4 juta turis asing mendatangi Indonesia. Angka ini diklaim Kemenpar melampaui target wisatawan mancanegara (wisman), yaitu 10 juta wisman. Sehingga terjadi pertumbuhan wisman pada 2015 sebesar 7,2 persen dan mendatangkan devisa ke negara sebesar US$11,9 miliar atau Rp163 triliun. (endy)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.