UNWTO Tunjuk Hello Kitty Jadi Duta Pariwisata Dunia

0
47
Boneka Hello Kitty and Friends semarakkan Bandara Changi Singapura

JENEWA, Bisniswisata.co.id: The World Tourism Organization (UNWTO) atau Badan Pariwisata PBB membikin program kampanye pariwisata berkelanjutan, demi atmosfer industri pariwisata yang lebih baik. Kampanye bertajuk International Year of Sustainable Tourism Development, bukan hanya ditujukkan kepada pelaku usaha, namun juga untuk turis agar mereka dapat ikut melestarikan alam dan budaya dari destinasi wisata yang dikunjungi.

Memeriahkan kampanye itu, UNWTO menggandeng Sanrio untuk menobatkan salah satu ikonnya, Hello Kitty menjadi Duta Pariwisata untuk tahun 2017. Istilah kerennya, karakter animasi kucing imut itu mendapat jabatan sebagai Special Ambassador of the International Year.

Hello Kitty akan mendapat tugas penting, yakni menyebarkan pedoman kampanye UNWTO, yakni Travel. Enjoy. Respect. “Berwisata membuka pikiran dan hati kita. Mari bersama-sama membuktikan bahwa tidak ada perbedaan di antara kita,” kata Hello Kitty dalam video promosi UNWTO yang terbaru.

Video promosi Hello Kitty saat ini sudah tayang di Bandara Internasional Narita, Jepang. Tidak lama lagi. wajahnya juga akan menghiasi banyak bandara di penjuru dunia.

Hello Kitty adalah salah satu tokoh kartun sepanjang masa yang didesain oleh perusahaan Jepang, Sanrio. Tokoh yang lucu dan menggemaskan ini banyak menghiasi berbagai benda yang berguna, seperti kotak makan, tempat minum, alat tulis, pakaian hingga berbagai macam aksesoris dan barang-barang lainnya.

Hello Kitty pertama kali diperkenalkan di Jepang tahun 1974, dan didaftarkan tahun 1976 sebagai merek dagang di seluruh dunia. Jika dilihat dari desainnya, Hello Kitty cukup simple, bahkan didesain tanpa menggunakan mulut.

Meski demikian, karakter yang sering dianggap sebagai kucing ini mampu menyihir anak-anak hingga orang dewasa dari berbagai kalangan. Ada fakta menarik yang mengejutkan datang dari Sanrio. “Tokoh Hello Kitty sama sekali bukan seekor kucing, akan tetapi mewakilkan sosok seorang gadis kecil yang tinggal di luar London, memiliki saudara kembar anjing laut, dan ia merupakan murid kelas 3 SD,” papar Sanrio.

Christine R Yano, seorang antropolog Universitas Hawaii yang merupakan seorang kurator retrospektif Hello Kitty di Museum Nasional Jepang dan Los Angeles, Amerika, mengetahui fakta tersebut saat ia akan menyiapkan deskripsi tertulis untuk pameran museum Hello Kitty. Di sana ia sadar membuat kesalahan dengan mendeskripsikan Hello Kitty sebagai seekor kucing.

Dilansir laman Fox News, Yano mengatakan Hello Kitty tidak pernah digambarkan merangkak. Dia adalah gadis kecil dan seorang teman, bukan kucing.

Shintaro Tsuji merupakan pria di balik kesuksesan Hello Kitty. Berawal dari produsen Sutera pada tahun 1960, ia memulai usahanya dari perusahaan yang bernama Yamanashi Silk Center.

Namun, sebuah ide bisnis baru membuatnya berpindah haluan, ketika ia melihat adanya potensi besar pada dekorasi bunga di sandal jepit. Karena penambahan bunga sebagai dekorasi membuat sebuah sandal memiliki nilai tambah dibanding hanya sandal jepit biasa.

Dari ide sederhana tersebut, didirikan perusahaan Sanrio, yang kemudian merambah pada barang-barang yang dapat dijadikan kado atau hadiah dengan target pasar anak-anak. Barang yang dijual antara lain seperti pernak-pernik, peratalan tulis, stiker, dan lainnya dengan desain yang lucu sehingga menarik perhatian anak-anak.

Sekitar 14 tahun kemudian, ada seorang designer yang membawa konsep Kitty White untuk hiasan dompet plastik bertuliskan ‘Hello’. ShintaroTsuji selaku founder Sanrio menyukainya dan memproduksinya dalam jumlah cukup besar.

Siapa sangka dompet yang diproduksi Sanrio tersebut sangat diminati banyak orang dan menjadi cikal bakal produk Hello Kitty yang mendunia seperti sekarang. Sukses mendunia dan dijual di lebih dari 60 negara, karakter keluaran Sanrio tersebut pernah didaulat menjadi duta UNICEF dan duta pariwisata Jepang.

Kini, Sanrio yang memiliki sekitar 50 karakter tersebut memiliki angka penjualan hingga $5 miliar per tahun dan membuat ShintaroTsuji selaku founder Sanrio masuk ke daftar 50 orang terkaya di Jepang dengan nilai kekayaan $610 juta. (FOX)

LEAVE A REPLY