Turis Melancong ke Sukabumi Capai 3,7 Juta

0
83
Curug Cigangsa Sukabumi

SUKABUMI, Bisniswisata.co,id: Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) mencatat total kunjungan wisatawan dari Januari hingga Oktober 2017 mencapai 3.780.577 jiwa yang datang dari berbagai negara dan daerah.

“Untuk wisatawan mancanegara yang datang pada tahun ini sudah mencapai 122.810 jiwa dan sisanya dari nusantara,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Yudi Panca Yoga di Sukabumi, Selasa (14/11/2017)

Menurutnya, jumlah tersebut hanya yang terdata pihaknya karena tidak berbanding lurus dengan nilai restribusi. Selain itu, tidak seluruh objek wisata di Kabupaten Sukabumi dikelola pemerintah, ada juga yang dikelola oleh masyarakat dan pihak swasta.

Kemungkinan, jika data jumlah wisatawan yang datang dari seluruh pengelola objek wisata dilaporkan ke dinas pariwisata maka jumlahnya bisa mencapai dua kali lipat dari data yang dimiliki kantornya.

Namun demikian, pihaknya tetap berupaya meningkatkan kedatangan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. Apalagi saat ini Kabupaten Sukabumi tengah gencar melakukan promosi keberadaan objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

“Walaupun objek wisata tidak dikelola sepenuhnya oleh pemerintah, tetapi tujuan pengembangan lokasi wisata itu selain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) juga untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Yudi mengatakan sektor pariwisata saat ini merupakan salah satu penyumbang terbesar PAD, apalagi jika industri pariwisata semakin maju yang didukung oleh ketersediaan insfrastruktur transportasi.

Pihaknya juga mengapresiasi pemerintah pusat yang sangat memperhatikan kondisi dan potensi selatan Kabupaten Sukabumi dengan membangun jalan tol yang saat ini sudah tahap pengerjaan dan rencana pembangunan jalur ganda kereta api dan bandar udara (bandara).

Terdata hingga kini ada 47 tempat wisata di Sukabumi. Mulai wisata alam, wisata bahari, wisata sungai, wisata buatan, dari jumlah sebanyak itu ternyata ada 10 destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan, antara lain”

# Pantai Cibangban
Berlokasi sekitar 10 KM dari Pelabuhan Ratu, Pantai CIbangban adalah pantai yang bersih dan mempunyai karakteristik ombak yang lebih tenang bila dibandingkan dengan Pantai Pelabuhan Ratu. Untuk mencapai Pantai Cibangban, anda harus mengambil jalan yang menuju ke Cisolok. Lama perjalanan dari Pelabuhan Ratu kurang lebih adalah 1 jam. Karena ombaknya yang tidak ganas, Pantai Cibangban cocok untuk berenang. Bila ingin menginap, tidak perlu kuatir karena banyak terdapat hotel dan cottage di sepanjang pantai.

# Sungai Citarik
Sungai Citarik adalah salah satu tempat wisata di Sukabumi yang paling terkenal. Kegiatan yang dapat dilakukan di Sungai Citarik adalah arung jeram, flying fox, team building, paint ball, dan lain-lain. Biasanya Sungai Citarik sering digunakan untuk kegiatan rekreasi perusahaan karena sifatnya yang membangun kerja sama tim. Bagi anda yang datang dengan grup kecil, tidak perlu kuatir karena pengunjung arung jeram Sungai Citarik sangat banyak sehingga anda dapat berarung jeram ramai-ramai.

# Sungai Cicatih
Sungai Cicatih adalah alternatif wisata petualangan dan kerja sama tim di Sukabumi. Sungai Cicatih mempunyai karakteristik sungai yang berbeda dengan Sungai Citarik. Airnya lebih deras, sungainya lebih lebar, jalurnya lebih panjang, dan tantangannya lebih mendebarkan. Sungai Cicatih cocok untuk anda yang ingin memacu adrenalin, tapi untuk orang yang baru pertama kali mencoba arung jeram, saya menyarankan untuk mencoba Sungai Citarik terlebih dahulu. Saya sendiri lebih menyukai berarung jeram di Sungai Cicatih dari pada Sungai Citarik karena Sungai Cicatih menawarkan tantangan yang lebih seru.

# Goa Buniayu
Goa Buniayu adalah tempat wisata di Sukabumi yang paling menghabiskan tenaga. Kenapa begitu? Goa Buniayu adalah goa yang besar dan dalam, untuk dapat menikmati seluruh tantangannya, anda akan membutuhkan badan yang sehat dan kuat. Dengan lama perjalanan dalam goa sekitar 5 jam, tenaga anda akan terkuras habis karena medan yang ditempuh tidak hanya berupa jalan lurus saja, melainkan melewati danau lumpur, berpegangan pada pinggir tebing, memanjat tebing, melewati tumpukan batu, dan lain-lain. Selama perjalanan dalam goa, anda akan dapat menikmati pemandangan yang tidak dapat anda jumpai di permukaan bumi, sehingga akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Ingat, hanya yang berbadan sehat saja yang dapat menaklukan tantangan Goa Buniayu!

# Pantai Ujung Genteng
Mendengar nama Pantai Ujung Genteng, mungkin akan bertanya-tanya, pantai kok namanya Ujung Genteng? Ada apa sih di sana? Pantai Ujung Genteng adalah sebuah pantai indah yang juga memiliki penangkaran penyu hijau. Pantai Ujung Genteng menawarkan keharmonisan dengan alam sehingga dapat mengobati segala kepenatan sehari-hari yang telah menumpuk di kepala anda. Berlokasi di Kecamatan Ciracap, sekitar 220 KM dari Jakarta, pantai ini memang cukup jauh namun anda tidak akan kecewa ketika menyaksikan secara langsung pantai berpasir putih dengan ombak yang menggulung di Pantai Ujung Genteng. Selain itu anda juga dapat berselancar dan memancing di Pantai ini.

# Pantai Cimaja
Pantai Cimaja baru mulai terkenal sebagai salah satu tempat wisata di Sukabumi yang pantas dikunjungi beberapa tahun terakhir ini. Berlokasi di Desa Cimaja, sekitar 10 KM dari Pelabuhan Ratu, Pantai Cimaja menawarkan pemandangan indah disertai ombak yang besar namun aman sehingga sangat cocok untuk kegiatan olahraga selancar. Banyak orang yang berkunjung ke Pantai Cimaja mengatakan bahwa pantai ini tidak kalah, bahkan lebih bagus dari pantai-pantai yang ada di Bali. Tak heran ada banyak turis asing yang datang berkunjung ke pantai ini, sebagian besar dari mereka adalah peselancar. Bila anda ingin menyaksikan kehebatan peselancar dunia, di sinilah tempatnya!

# Taman Rekreasi Selabintana
Taman Rekreasi Selabintana yang berlokasi di kaki Gunung Pangrango adalah sebuah tempat wisata di Sukabumi yang menawarkan suasana hijau pegunungan, dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang wisata. Taman Rekreasi Selabintana sangat cocok untuk keluarga yang ingin berpiknik di hijaunya pegunungan yang asri. Cukup dengan membayar tiket masuk seharga 5,000 Rupiah, anda sudah dapat menikmati Taman Rekreasi Selabintana yang terletak sekitar 7 KM di utara kota Sukabumi. Fasilitas yang dimiliki oleh Taman Rekreasi Selabintana yaitu: tempat parkir, kolam renang, mushola, toilet, kawasan bermain, lokasi kemah, penginapan, perkebunan teh, hutan lindung, permainan ATV, permainan flying fox, dan fasilitas lainnya.

# Situ Gunung
Situ Gunung mungkin sangat jarang terdengar di telinga kita. Apa itu Situ Gunung? Situ Gunung adalah sebuah danau yang berlokasi di Kecamatan Kadu Dampit, Sukabumi. Berada di kaki Gunung Pangrango, sektiar 16 KM dari Kota Sukabumi, Situ Gunung adalah sebuah danau yang sangat indah dan hijau. Danau ini adalah salah satu lokasi favorit para fotografer Indonesia, terbukti dengan banyaknya jumlah gambar Danau Situ Gunung yang beredar. Seperti layaknya sebuah wisata danau, di sini anda dapat bermain perahu, berpiknik, berkemah, memancing, dan lain-lain. Untuk yang baru pertama kali ke Situ Gunung, saya sarankan jangan pada saat malam hari karena jalan ke Situ Gunung masih minim penerangan, selain itu sinyal handphone juga kurang bagus di daerah ini.

# Kampung Ciptagelar
Kampung Ciptagelar terletak di Kecamatan Cisolok, Sukabumi. Kampung Ciptagelar adalah sebuah kampung yang berumur sekitar 650 tahun dengan adat turun temurun sehingga berkunjung ke Kampung Ciptagelar akan menjadi sebuah pengalaman yang unik dan tak terlupakan. Untuk dapat menikmati wisata budaya Kampung Ciptagelar, anda harus melewati perjalanan yang cukup sulit, namun semuanya akan terbayar karena kebudayaan Kampung Ciptagelar adalah kebudayaan yang tak dapat anda jumpai di tempat lain.

# Kawah Ratu
Berlokasi di lereng Gunung Salak, Kawah Ratu adalah sebuah kawah aktif yang mengeluarkan uap panas. Kawah Ratu adalah tempat favorit para pecinta alam karena untuk dapat mencapai Kawah Ratu, anda harus menempuh perjalanan mendaki melewati jalan setapak selama kurang lebih 3 jam. Bagi pendaki pemula, disarankan untuk tidak mendaki pada malam hari. Selain itu, jangan lupa membawa peralatan mendaki seperti sandal gunung, payung, kompas, jas hujan, senter, bekal makanan, dan lain-lain. (*)

LEAVE A REPLY