Turis Inggris Pose Tak Senonoh di Machu Picchu, Diringkus

0
303
Destinasi Machu Pichu di Lima

LIMA, test.test.bisniswisata.co.id: TURIS asal Inggris, Adam Burton, diringkus polisi Peru lantaran berpose telanjang di situs wisata sejarah ternama Machu Picchu dengan temannya asal Perancis.

Burton (23) dan teman Perancis, Eric Xavier Mariec (28) ditemukan penjaga kawasan wisata itu, tengah berpose telanjang. Pose mereka di salah satu dari tujuh keajaiban dunia itu direkam pakai telepon seluler.

Keduanya, seperti dilaporkan The Telegraph, Sabtu (5/3), diserahkan kepada polisi dan didakwa lakukan pelanggaran moral. Kantor berita Peru, Andina, melaporkan, polisi merilis gambar telanjang turis Inggris untuk memperingatkan para wisatawan lain agar tidak berperilaku cabul di situs kono kitu.

Foto-foto telanjang dengan latar benteng Inca, dirilis di media agar publik mengerti bahwa tindakan tidak senono di ruang publik dan secara terbuka, adalah melawan hukum. Apalagi sampai mengunggahnya ke media sosial jelas merupakan tindakan pidana.

Seorang juru bicara polisi wisata Machu Picchu mengatakan, “Kami benar-benar tidak bisa mengerti mengapa mereka datang ke sini dengan melakukan tindakan seperti itu.”

Kementerian Luar Negeri Inggris menghubungi para pejabat di Lima, ibu kota Peru. “Kami telah menjalin komunikasi dengan otoritas lokal Peru menyusul insiden yang melibatkan seorang warga negara Inggris di Machu Picchu,” kata seorang juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris.

Peru meningkatkan pengawasan di situs kuno itu sejak Maret 2014 menyusul meningkatknya kebiasaan buruk wisatawan dengan mengambil foto bugil. Mereka kemudian mengunggahnya ke situs-situs media sosial.

Seorang juru bicara Fertur Peru Travel, penyelenggara tur ke Machu Picchu, mengatakan, “tampil telanjang di Machu Picchu mungkin bukan ide bagus. Kecuali jika Anda ingin diusir dari sana dan mungkin menghadapi tuduhan kriminal tak senono. Itu aturannya.”

Pada Juni 2014, Menteri Kebudayaan Peru Diana Alvarez-Calderon telah menegaskan bahwa wisata telanjang dilarang. Hal itu disampaikan ke publik setelah gelombang wisatawan ke sana marak mencopot pakaian mereka untuk berpose telanjang di reruntuhan Machu Picchu. “Machu Picchu adalah tempat perlindungan agama untuk penduduk setempat,” kata Alvarez-Calderon.

Pada 2015 sekitar 10 wisatawan dilaporkan ditangkap di Machu Picchu setelah berpose telanjang. Insiden yang terjadi hari Kamis (3/3), yang dilakukan oleh Burton, merupakan kasus yang pertama untuk tahun 2016. (*/e)

LEAVE A REPLY