Transplantasi Terumbu Karang di Jepara Dilirik Wisatawan

0
115
Terumbu Karang (Foto: Amirul Rosid Al-Farizi - blogger)

JEPARA, Bisniswisata.co.id: Transplantasi atau penyambungan terumbu karang hasil karya para Nelayan di Pulau Panjang Perairan Laut Jepara, Jawa Tengah, mulai dilirik wisatawan. Para pelancong pun mulai beraktivitas snorkeling di kawasan obyek wisata bawah laut dengan kedalaman berkisar 2,5 meter hingga 5 meter.

Juga Jenis ikan yang mulai muncul di antara terumbu karang, antara lain ikan badut, kete-kete, serta berbagai jenis ikan hias. “Kami memang masih merintis destinasi wisata baru di Pulau Panjang Jepara, setelah transplantasi terumbu karang mulai mendatangkan berbagai jenis ikan,” kata Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Jogoloyo Jepara, Mustain.

Saat ini wisatawan yang berminat ber-snorkeling hanya dari kalangan komunitas yang memang ditawari untuk mengunjungi destinasi wisata baru tersebut. Ia berharap, lewat mereka destinasi wisata baru tersebut akan dipromosikan ke komunitas lainnya.

Untuk keperluan snorkeling, pihaknya menyediakan peralatan dan juga pemandu dari kalangan nelayan.”Pemandu wisata snorkeling sudah mengantongi setifikat, sehingga keahliannya tidak diragukan lagi dalam melakukan snorkeling,” ujarnya.

Selain menyediakan wisata bawah laut, wisatawan juga bisa memancing ikan dengan alat pancing yang telah disediakan. “Kami juga menyiapkan kamera khusus untuk pengambilan gambar di dalam air, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir melewatkan momen spesial,” ujarnya yang dilansir laman Antara, Sabtu (02/09/2017).

Kegiatan penyambungan terumbu karang, lanjut Mustain, masih terus berlanjut dengan menggandeng sejumlah pihak yang peduli pada kelestarian terumbu karang. Kegiatan transplantasi mulai dilakukan sejak 2012.

Untuk melakukan transplantasi terumbu karang, nelayan yang tergabung dalam Pokmaswas Jogoloyo membuat media dengan bahan cor semen yang dibentuk untuk memudahkan pertumbuhan terumbu karang. Selanjutnya, media cor tersebut dicarikan ekosistem akropora untuk diikatkan pada media transplantasi.

“Kegiatan transplantasi ini bisa mengembalikan kehidupan terumbu karang. Membaiknya terumbu karang juga bisa meningkatkan produktivitas perikanan. Terumbu karang menjadi tempat berkembang biaknya ikan, sehingga ketika terjaga dengan baik maka pendapatan nelayan juga berpotensi meningkat,” katanya. (*/ANT)

LEAVE A REPLY