Transaksi Online Channel Naik 100%, Konsumen Tetap Beli di Travel Agent

0
329
Vice President Commercial Dwidayatour, Hendriyapto

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Seiring era millennial, bisnis online travel agent meningkat tajam beberapa tahun terakhir. Survey PT Dwidaya World Wide atau Dwidayatour terhadap lebih dari 1.000 responden di awal tahun 2017 mengungkapkan mayoritas konsumen adalah multi channel.

“Mencari informasi di online, transaksi di offline ataupun sebaliknya. Insight menarik lainnya, meski 83% responden mempersepsikan online lebih murah, namun 76,2% responden mengungkapkan masih membeli tiket dari Travel Agent,” papar Vice President Commercial Dwidayatour, Hendriyapto saat merayaan 50 Tahun Dwidayatour di Jakarta, Selasa (18/07/2017).

Dilanjutkan, hasil survei sejalan dengan data penjualan Dwidayatour selama setahun terakhir. “Transaksi online memberikan kemudahan bertransaksi, namun konsumen tetap membeli produk di jaringan cabang kami, terutama produk berkarakter high involvement yang menuntut penjelasan cukup spesifik ke konsumen sehingga diperlukan tatap muka dengan frontliner di offline channel kami,” ungkapnya.

Beberapa alasan responden bertransaksi di travel agent, lanjut dia, karena harga kompetitif, variasi produk lengkap, dan referensi kerabat. “Ketiga hal itu, juga dimiliki online travel agent (OTA), namun komitmen menjaga kredibilitas menjadi perusahaan travel terdepan di Indonesia membuat konsumen tetap memilih bertransaksi secara offline di jaringan cabang Dwidayatour,” tandasnya serius.

Meski begitu, Dwidayatour tidak menutup mata dengan perkembangan segmen pasar yang lebih nyaman melakukan transaksi online. Selama 2016, Dwidayatour telah mencatat kenaikan transaksi di online channel hingga tiga digit atau 100% dari tahun sebelumnya.

“Dari data yang kami miliki transaksi online lebih banyak dilakukan oleh target dengan usia 20 – 30 tahun atau milenial. Hal ini tentunya menjadi salah satu pertimbangan kami untuk terus berinovasi menawarkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan pasar ini,”.

Meskipun saat ini segmen pasar online belum mencapai 5% dari total portofolio bisnis Dwidayatour, harapan kami tahun depan jumlah ini akan terus meningkat dengan berbagai inovasi yang kami lakukan, seperti layanan Hybrid Channel, sambungnya.

Hybrid Channel yang telah diperkenalkan sejak April 2016 merupakan perpaduan layanan konsumen di semua kanal offline dan online, serta hotline 24 jam. Sistem Hybrid Channel yang mengintegrasikan produk, servis, dan teknologi menjadi salah satu competitive advantage Dwidayatour.

Tak puas hanya di situ, Dwidayatour juga telah melakukan inovasi teknologi sejak tahun lalu, sehingga layanan website dan mobile apps kini sudah bisa menjual apa yang ada di offline, yaitu tiket, hotel, paket tour, dan layanan dokumen (paspor dan visa).

Dwidayatour meyakini berbagai terobosan produk dan inovasi terus dilakukan menjadi kunci utama pendukung kinerja bisnis Dwidayatour selama 5 tahun terakhir. Meski ada perlambatan ekonomi, tahun lalu Dwidayatour masih mencatat kenaikan penjualan dua digit dengan pembukaan 10 cabang baru serta transformasi besar di bidang TI melalui pengembangan kanal online, yaitu website dan aplikasi mobile.

“Tahun ini, target kami adalah pertumbuhan penjualan 30%, baik di kategori ritel maupun korporasi. Dengan pergerakan ekonomi dalam negeri yang terus tumbuh dan meningkatnya kelas ekonomi menengah yang menjadikan traveling sebagai gaya hidup, serta investment grade dari S&P yang baik, kami optimis meraih target tersebut hingga akhir tahun 2017,” jelasnya.

Untuk mencapai target itu, selain inovasi digital, Dwidayatour juga terus melakukan ekspansi jaringan offline di beberapa provinsi di Indonesia yang dikelola sendiri tanpa melalui franchise, sehingga menjamin standardisasi service dan produk, serta menjaga personal relationship yang baik dengan konsumen.

Selama semester pertama tahun ini, Dwidayatour telah membuka 3 cabang baru di luar Jakarta yaitu Manado, Karawang dan Sun Plaza, Medan, dan akan membuka 6 buah cabang baru di semester kedua ini.

Sebagai apresiasi kepada konsumen dalam rangka perayaan usia emas 50 tahun ini, Dwidayatour akan menggelar Flash Sale 50 berupa program potongan harga hingga 50% untuk pembelian tiket pesawat, hotel, dan paket tour di semua channel Dwidayatour.

Program ini akan berlangsung selama satu hari penuh pada esok hari, 19 Juli 2017 yang bertepatan dengan hari jadinya ke-50. Selain itu, perusahaan juga melakukan kegiatan CSR berupa pemberian donasi dan pengumpulan buku oleh karyawan untuk disumbangkan ke Taman Bacaan Anak Lebah (TBAL) di kaki Gunung Rinjani.

Sebagai pelaku perkembangan industri tur dan travel yang telah hadir selama 50 tahun di Indonesia, Dwidaya mampu membuktikan diri sebagai perusahaan travel terdepan dan terpercaya dengan terus berinovasi memenuhi kebutuhan pelanggannya melalui ekspansi cabang dan terobosan produk yang lebih kreatif dan inovatif. (ndik)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.