Tips Tetap Punya Uang Sehabis Liburan

0
127
Holiday

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Setelah menjalani berbagai rutinitas sehari-hari baik dalam pekerjaan maupun belajar atau berkuliah, tentu wajar untuk merasa jenuh dan lelah. Untuk itu, Anda mungkin perlu untuk menghibur dan menyegarkan diri.

Ada berbagai cara yang dapat dipilih, mulai dari menjalankan hobi, berolahraga, berkumpul, bersama teman dan keluarga atau melakukan traveling atau liburan.

Dalam mengatur liburan, selain perlu mengatur waktu dan kegiatan, hal lain yang tentu tidak boleh dilupakan adalah mengelola keuangan untuk liburan. Anda tentu tidak ingin bukan setelah berlibur justru pusing karena bingung harus membayar tagihan yang datang.

Jangan sampai Anda mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan karena uang yang ada sudah terkuras untuk berlibur. Untuk itu, Anda perlu mengetahui cara untuk berlibur dengan bijak sehingga keuangan tetap aman setelah kembali dari liburan.

Berikut ulasannya seperti dikutip dari Cermati.com:

01. Disiplin mengatur anggaran

Paling penting tetapkan anggaran sebelum berangkat liburan. Buatlah daftar anggaran yang diperlukan selama liburan dengan terperinci, mulai dari biaya transportasi, akomodasi, uang makan juga tiket masuk ke tempat wisata. Perencanaan ini agar dapat mengontrol pengeluaran dengan lebih mudah saat berlibur dan tak menghabiskan uang diluar perencanaan. Jangan lupa membuat pos tersendiri untuk dana liburan agar tidak mengganggu kebutuhan lain.

02. Pandai mengontrol biaya dan batasi pengeluaran

Tentukan prioritas dalam berlibur, sehingga lebih mudah mengontrol biaya dan membatasi pengeluaran di pos tertentu dan mengalokasikan untuk pos lainnya. Misalnya, memiliki tujuan wisata belanja, dapat memberikan anggaran lebih untuk belanja. Konsekuensinya tentu saja membatasi anggaran pos lain. Jika cenderung berbelanja seharian, dapat memilih hotel budget yang nyaman namun tak perlu dengan fasilitas yang berlebihan karena sebagian besar waktu akan dihabiskan di luar hotel. Juga dapat memilih tempat makan lebih ramah di kantong namun tetap bersih dan lezat.

03. Rajin mencari harga murah dan promo

Harga barang di tempat wisata lebih mahal daripada di pasaran, sehingga dapat menghemat dengan mencari barang di tempat umum daripada tempat wisata. Misalnya, dapat membawa bekal untuk dibawa ke tempat wisata. Atau membeli oleh-oleh di pusat oleh-oleh yang menawarkan pilihan produk lebih banyak. Untuk menghemat anggaran, dapat mencari promo baik untuk tiket, akomodasi, tempat makan. Promo biasanya lebih mudah ditemui pada low season, namun tetap cermat dalam mengamati promo karena siapa tahu beruntung mendapat promo meski saat musim puncak liburan.

04. Hindari belanja barang tak perlu

Saat berlibur ke tempat baru, kadang merasa ingin membeli berbagai hal menarik karena terkesan dengan keunikannya. Namun perlu dipertimbangkan apakah benar-benar membutuhkannya? Seringkali banyak barang yang diborong saat berlibur, sesampainya di rumah justru tak terpakai. Saat membeli oleh-oleh, dapat mempertimbangkan untuk membelikan keluarga atau teman dekat saja, sehingga dana tidak terkuras untuk membeli oleh-oleh berlebihan.

05. Hindari penggunaan pembayaran non tunai

Menggunakan kartu debet atau kredit berpotensi membuat pengeluaran membengkak karena mengurangi kontrol atas pengeluaran. Jadi tidak merasa benar-benar mengeluarkan uang sehingga menggesek kartu pun terasa lebih ringan. Jangan salah karena menggesek kartu tetap membutuhkan uang untuk membayarnya, sehingga penggunaan kartu terlalu sering berpotensi menjebol anggaran yang sudah Anda susun sebelumnya. Usahakan untuk selalu membayar tunai sehingga dapat mengontrol dan mencatat pengeluaran pada saat liburan. (*)

LEAVE A REPLY