Tips Lancar Puasa Ramadhan sambil Plesiran

0
109

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Berpuasa tak menjadi halangan bagi yang ingin plesiran di bulan Ramadhan. Malah, memberikan banyak manfaat dan keuntungan. Keuntungannya antara lain harga tiket lebih murah dan objek wisata lebih sepi dari biasanya, sehingga kamu bisa berwisata sepuasnya.

Sebaliknya banyak travelers muslim menghindari traveling di bulan puasa, dengan alasan ingin fokus beribadah atau takut tidak kuat. Padahal, traveling juga bisa jadi salah satu sarana Ibadah juga tetap bisa kuat berpuasa, meski sedang liburan. Kali ini, RedDoorz akan membagikan tips agar liburan tetap lancar meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

Berikut tips agar bisa menikmati rekreasi dengan tenang dan ibadah puasa tetap lancar.

01. Rencanakan Liburan

Menentukan list destinasi wisata untuk momen traveling saat puasa merupakan hal yang penting. Anda harus tahu tentang tempat yang ingin dikunjungi secara detil. Mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang destinasi wisata, tempat makan yang halal, atau bahkan di mana masjid terdekat sehingga Anda bisa merencanakan kira-kira berapa lama harus jalan-jalan, shopping atau seightseeing, baru kemudian berburu menu takjil untuk berbuka.

02. Waktu Sahur dan Berbuka di Tempat Liburan

Tidak semua destinasi traveling memiliki waktu sahur dan berbuka yang sama. Sebelum pergi liburan, sebaiknya Anda mencari tahu dulu waktu sahur dan berbuka di tempat liburan melalui internet. Selain dapat browsing mengenai hal tersebut, banyak juga aplikasi untuk mengingatkan jam sahur dan buka puasa.

03. Destinasi Traveling yang Ramah Muslim

Di destinasi traveling yang ramah muslim, biasanya restoran banyak yang ditutup ketika siang hari, sehingga Anda terhindar dari godaan makanan dan minuman. Tetapi ketika jam buka puasa dan sahur, pasti banyak rumah makan yang dibuka. Anda tentu akan mudah mencari makanan dan minuman untuk buka puasa dan sahur.

04. Jangan Lakukan Aktivitas Berlebihan

Olahraga memang diketahui baik dan dianjurkan ketika berpuasa, namun olahraga yang bisa dilakukan saat puasa hanya olahraga ringan, seperti jalan santai. Jadi, lupakan dulu yang namanya naik gunung, trekking, atau main arung jeram. Pilihlah aktivitas traveling yang ringan dan santai, seperti contohnya mengunjungi museum atau tempat ibadah bersejarah, hunting foto di galeri seni, atau belanja di factory outlet.

05. Memilih Tempat Wisata

Meski puasa tidak menghentikan traveling, ini bukan berarti aktivitas yang dilakukan sama persis ketika tidak puasa. Anda tetap harus membatasi, salah satunya dengan mengurangi jumlah destinasi yang dikunjungi. Kalau tidak puasa Anda mendatangi 4 tempat wisata, ketika puasa batasi hanya 2 tempat saja. Tujuannya agar tidak banyak tenaga yang dikeluarkan dan puasa tetap terjaga.

06. Jangan Bawa Barang Terlalu Berat

Salah satu hal yang biasanya terlupakan, tanpa Anda sadari adalah melakukan packing. Usahakanlah untuk packing barang yang sewajarnya saja, dan tinggalkan barang-barang yang tidak terlalu diperlukan dalam perjalanan Anda. Sebagai tips, jika Anda harus bepergian selama beberapa hari, pilihlah baju yang nyaman, ringan dan bila dikenakan dapat menyerap keringat. Tidak perlu membawa yang berat-berat karena tubuh Anda akan kewalahan sebelum menghabiskan waktu liburan di destinasi tujuan.

07. Siapkan Kebutuhan Pribadi

Tips wisata saat puasa berikutnya adalah siapkan kebutuhan pribadi yang sekitarnya dibutuhkan. Seperti peralatan mandi, obat-obatan ataupun suplemen vitamin. Namun tak hanya itu saja, jangan lupa untuk membawa perlengkapan shalat, Al Qur’an dan juga tasbih. Meskipun sedang berlibur, ibadah tentu saja menjadi hal utama yang tetap harus dilaksanakan.

08. Konsumsi Makanan yang Bernutrisi saat Sahur
Dimulai dari saat sahur, konsumsilah makanan yang memiliki nutrisi dan gizi yang tinggi, kurangi teh yang bisa membuat Anda merasa haus, gantilah dengan madu yang akan memberikan energi. Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi vitamin, tujuannya untuk menjaga stamina Anda selama menjalankan ibadah puasa di perjalanan. Jadi Anda tetap sehat dan bugar selama mengunjungi tempat-tempat wisata yang telah dijadwalkan.

09. Perbanyak Minum Air Putih

Setelah asupan gizi dan nutrisi terpenuhi, Anda juga harus mencukupi cairan dalam tubuh. Ketika buka puasa, Anda bisa meminum 4 gelas air putih dan 4 gelas sisanya Anda bisa meminumnya ketika sahur. Memperbanyak minum air putih ketika sahur sangatlah penting, karena untuk menghindarkan tubuh dari dehidrasi.

10. Destinasi Wisata Di Malam Hari

Traveling saat puasa juga nggak harus dilakukan pada siang hari loh. Di berbagai daerah atau bahkan jika Anda kebetulan berliburan ke luar negeri, justru malam hari suasananya makin hidup dan disitulah keseruan berlibur ketika puasa. Biasanya selepas shalat tarawih, masyarakat berduyun-duyun ke satu lokasi dan saat itulah acara baru dimulai. Dalam kesempatan tersebut, Anda bisa sekalian berwisata kuliner lokal sambil menikmati suasana malam hari saat bulan Ramadhan.

11. Istirahat yang Cukup

Sebelum melakukan aktivitas dan kegiatan liburan pada saat puasa, ada baiknya Anda memastikan diri untuk beristirahat dengan baik dan cukup. Karena hal ini dapat membantu daya tahan tubuh. Ketika Anda bangun tubuh akan merasa lebih segar, fresh dan ringan sehingga siap untuk melakukan aktivitas liburan di saat puasa.

12. Unduh aplikasi adzan

Aplikasi adzan sangat diperlukan untuk menunjang perjalananmu di bulan Ramadan. Hal itu juga dapat mengantisipasi jika kota atau negara yang kamu tuju memiliki perbedaan waktu dengan waktu buka puasa di Indonesia. Selamat Berpuasa. (*)

LEAVE A REPLY