Tips bikin Roti Baguette

0
871

PERANCIS, test.test.bisniswisata.co.id: Baguette, salah satu roti dari Prancis yang terkenal. Di Inggris, roti ini lebih dikenal dengan nama French bread dan di Indonesia juga disebut roti Prancis. Sebenarnya baguette pertama kali dibuat di Vienna, Austria pada pertengahan abad ke-19.

Baguette mudah dibedakan karena bentuknya yang panjang dan tekstur keras di bagian luar, namun lembut di dalamnya. Umumnya baguette memiliki diameter 5-6 cm dengan panjang minimal 80 cm dan berat 250 gram. Baguette memiliki kulit cukup tebal, bagian dalam putih, dan rongga pori agak besar.

Menghasilkan roti Prancis yang sempurna, membutuhkan latihan khusus. Ahli pembuat roti dari Prancis, Eric Kayser ditemui di Eric Kayser Le Restaurant Du Boulanger, membagikan beberapa tips membuat baguette yang sempurna.

01. Bahan Terbaik

Salah satu kunci utama membuat roti yang sempurna, termasuk baguette, ialah bahan dasar yang berkualitas baik. Penggunaan tepung khusus dapat menghasilkan tekstur baguette yang renyah di luar. Tapi, hasil berbeda akan didapatkan jika menggunakan tepung yang berbeda. Hal serupa juga berlaku dalam penggunaan mentega. Mentega berkualitas baik dapat menghasilkan aroma roti yang lezat dan menggugah selera.

02. Fermentasi Lama

Kunci lain untuk menghasilkan baguette yang sempurna, ialah waktu fermentasi yang lama. Idealnya, baguette harus melalui masa fermentasi selama 10-12 jam. Fermentasi yang lama menghasilkan rongga yang cantik pada roti, sekaligus mempertahankan cita rasa dari roti itu sendiri. Tidak menganjurkan penggunaan ragi instan karena proses fermentasi cukup cepat. Disarankan penggunaan ragi alami atau leaven.

03. Liquid Leaven

Dalam pembuatan roti-roti khas Prancis ini, selalu mengandalkan liquid leaven, semacam ragi alami dalam bentuk cair. Liquid leaven dapat mengatur tingkat keasaman pada baguette dengan sempurna. Dengan begitu, baguette yang dihasilkan dapat disimpan dalam waktu lama, dengan tetap memiliki nilai nutrisi terbaik dan kaya akan cita rasa.

04. Buang Gas dalam Roti

Setelah melalui masa fermentasi yang panjang, adonan baguette akan menyimpan banyak gas di dalamnya. Sebelum adonan dibentuk menjadi baguette, batard hingga boule, adonan perlu ditekan secara lembut dan merata hingga gas di dalamnya keluar. Adonan baguette yang telah dibentuk sesuai selera kemudian perlu didiamkan di atas wadah yang dialasi oleh semacam handuk yang telah ditaburi tepung. Adonan baguette yang telah terbentuk ini perlu didiamkan selama 2-5 jam hingga mengembang kembali.

05. Panggang dengan Perhitungan
Setelah adonan baguette yang telah dibentuk didiamkan selama 2-5 jam, adonan baguette siap untuk dipanggang di dalam oven. Suhu yang paling tepat untuk memanggang baguette menurut Eric ialah 250 derajat Celcius. Agar mendapatkan hasil sempurna, baguette perlu melalui proses pemanggangan selama 22-23 menit.

06. Penuhi Kriteria

Ada tiga kriteria baguette yang sempurna. Salah satu kriterianya ialah memiliki lapisan luar yang renyah. Kriteria lainnya, memiliki guratan di bagian dalam yang berwarna kekuningan, tidak putih bersih. Selain itu, baguette yang baik harus mengeluarkan aroma lezat ketika ditekan. (*/RO)

LEAVE A REPLY