Tips Atasi Jet Lag

0
484

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: BERWISATA atau traveling memang sesuatu yang menyenangkan, apalagi ke luar negeri dengan menempuh perjalanan panjang di atas awan. Sesuatu yang menyenangkan kadang membuahkan sesuatu yang tidak mengenakan. Kondisi tubuh yang drop atau perasaan aneh yang muncul tiba-tiba.

Itulah penat terbang atau Mabuk pascaterbang dalam bahasa Inggrisnya Jet lag. Secara medis disebut desinkronosis, sebuah kondisi fisiologis yang terjadi akibat gangguan terhadap ritme sirkadian tubuh. Hal ini dikelompokkan sebagai salah satu gangguan tidur ritme sirkadian.

Mabuk pascaterbang muncul akibat perjalanan cepat lintas meridian atau lintas zona waktu (timur-barat atau barat-timur) jarak jauh. Sehingga, tubuh kaget dan perasaan aneh menyelimuti.

Gejala paling umum dalam jetlag ialah kelelahan atau insomnia, disorientasi, kehilangan nafsu makan, perubahan suasana hati dan pusing. Bagi wanita, hal itu juga dapat menyebabkan gangguan pada pola menstruasi. Sekitar 70% dari orang-orang yang terbang dan mengalami jetlag ialah orang tua, dan anak-anak.

Jetlag sebenarnya tidak dapat dihindari secara penuh, ini adalah harga yang kita bayar untuk melakukan perjalanan jarak jauh dalam waktu yang singkat. Kondisi mabuk pascaterbang mungkin berlangsung selama beberapa hari, dan tingkat kesembuhan satu hari per zona waktu yang dilintasi.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan selama penerbangan untuk membantu meringankan gejala jet lag. Sekaligus cara ringan memulihkan tubuh dari jet lag seperti dilansir Intisari Online:

01. Olahraga rutin

Jika kita memiliki kehidupan fisik yang aktif atau rutin berolahraga, maka kita tidak akan merasakan jet lag yang terlalu parah. Kalaupun kita bukan seorang yang rutin berolahraga, menjelang perjalanan ke luar negeri yang akan kita tempuh, cobalah untuk berolahraga ringan sebentar untuk mengurangi dampak jet lag nantinya.

02. Menyesuaikan diri

Mau tidak mau, kita harus mencoba menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru. Mulailah tidur lebih awal atau tidur larut malam untuk mengatasi jet lag. Namun, jangan memaksakan diri jika tidak berhasil. Beristirahatlah lebih banyak sebagai penggantinya. Untuk membantu proses tidur, mungkin bisa menggunakan penyumbat telinga dan atau masker mata.

03. Jangan sampai dehidrasi

Minumlah banyak air putih selama penerbangan dan sesekali berjalan di sekitar pesawat jika perjalanan yang ditempuh sangat panjang. Hal ini adalah penting agar tubuh, terutama kaki tidak kaku dan membuat kita selalu segar.

04. Mendapatkan udara segar

Mendapat udara segar bisa kita lakukan dari cahaya alami, mungkin jika itu bukan malam, kita bisa mendapatkannya dengan membuka tirai jendela di pesawat.

05. Jangan minum alkohol

Minum alkohol saat penerbangan, justru akan membuat tubuh menjadi buruk. Dengan perubahan zona waktu, ritme sirkandian tubuh, jam biologis yang mempertahankan pola tidur akan kacau. Oleh karenanya, hindarilah alkohol. Juga hindari minum kafein.

06. Jalan-jalan di sekitar kabin Pesawat

Cobalah berjalan di sekitar kabin pesawat dan melakukan peregangan dasar, terutama untuk otot betis kita.

07. Beradaptasi

Setelah tiba di tempat tujuan, cobalah beradaptasi dengan rutinitas normal kita. Jika sudah memasuki waktu sarapan, sarapan saja. Meskipun jam internal di kota tujuan anda menunjukkan waktu makan malam.

08. Fakta Kehidupan

Tidak ada obat yang telah terbukti sepenuhnya dapat menghilangkan jetlag, meskipun dalam beberapa tahun terakhir, melatonin sudah menjadi populer. Melatonin adalah hormon alami yang disekresikan oleh kelenjar di dasar otak dan dianggap bertanggung jawab untuk mengatur jam alami di dalam tubuh. Kita bisa membelinya di toko-toko kesehatan, meskipun belum diatur oleh Food and Drug Administration. Namun, tetap saja jetlag adalah fakta kehidupan yang tidak dapat sepenuhnya kita hindari. (*/e)

LEAVE A REPLY