Tingkatkan Kunjungan Wisman, Kemenpar Rangkul Singapore Airlines

0
207

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Target kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) tahun 2016 sebesar 12 juta orang. Ini berarti setiap bulan harus ada 1 juta turis asing ke Indonesia. Sayangnya beberapa bulan terakhir, target itu naga-naganya belum sukses.

Kini, berbagai strategi dan langkah baru diterapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk menggapai targetnya. Salah satunya merangkul maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA). Hasilnya disepakati kerja sama kemitraan Kementrian Pariwisata dengan SIA.

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengakui transportasi udara merupakan critical success factor bagi kemajuan pariwisata Indonesia, dengan mendatangkan sebanyak mungkin wisman ke Indonesia.

Hasil kajian UNWTO dan International Civil Aviation Organization (ICAO), bahwa sekitar 51 persen wisatawan internasional berpergian ke berbagai destinasi wisata dengan menggunakan moda transportasi udara.

“Karena itu, kami harus bekerjasama dengan airlines besar, termasuk SIA yang mempunyai jaringan penerbangan yang luas luas secara worldwide,” kata Arief Yahya

Kerjasama kemitraan ini selama tiga tahun, SIA dan anak perusahaanya Silk Air mendukung kegiatan kampanye Kementerian Pariwisata berlabel “Wonderful Indonesia”.

Kerja sama ini mencakup iklan serta kampanye lainnya yang bertujuan mempromosikan pariwisata Indonesia melalui pusat penerbangan di Singapura ke negara-negara tujuan utama pasar potensial dengan menggunakan layanan penerbangan SIA dan SilkAir.

Divisional Vice President Sales & Marketing Singapore Airlines Foo Chai Woo mengaku sangat antusias dapat bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk mendorong jumlah wisatawan ke Indonesia.

“Sebenarnya kerja sama dengan Kementrian Pariwisata Indonesia sudah dimulai sejak 2000 dan saat ini kedua pihak membuat kesepakatan melalui nota kesepahaman baru terkait kampenye Wonderful Indonesia dan menarik wisatawan asing datang ke Indonesia melalui SIA,” ucapnya.

Saat ini, lanjut dia, eksistensi maskapai SIA juga Silk Air memiliki jaringan global dengan hampir 100 destinasi pariwisata di 35 negara, termasuk Indonesia. “Kami sangat siap untuk mendukung perkembangan industri pariwisata Indonesia bahkan lebih jauh lagi,” lontarnya.

SIA dan anak usahanya, SilkAir, kini melayani 13 kota di Indonesia dengan lebih dari 150 jadwal penerbangan mingguan. Ketigabelas kota itu antara lain penerbangan Singapura ke Bali, Jakarta dan Surabaya. (ENDY)

LEAVE A REPLY