“The Underwater Realm of : Weh Island” Mengungkap Keindahan Bawah Laut Pulau Weh

0
1192

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Indonesia sebagai negara kepulauan menyimpan begitu banyak keindahan baik yang terletak di daratan maupun bawah airnya.

Terbentang dari ujung barat hingga keujung timur, Indonesia memiliki kekayaan alam yang patut kita banggakan. Dimulai dari Aceh sebagai provinsi paling barat, di sinilah letak gerbang dimulainya keindahan alam Indonesia dan dunia bawah lautnya.

Lebih tepatnya di Pulau Weh-Sabang yang merupakan pulau paling ujung Barat Indonesia. Di kota Sabang, Pulau Weh, Aceh inilah berdiri Tugu Titik Nol Km Indonesia, di mana perjalanan menjelajahi Indonesia dimulai.

“Struktur bawah laut di Pulau Weh-Sabang sangat bagus, semua indikator ada disana. Siapapun yang menyelam kesana akan merasa puas berada di titik nol Km Indonesia,” ungkap Direktur Minat Khusus, Konvensi, Insentif, dan Event Kementerian Pariwisata, Achyaruddin saat membuka peluncuran buku The Underwater Realm of : Weh Island di Jakarta, Jumat (1/5/15).

Menurut Achyaruddin yang juga sebagai Eksekutif Diver, menegaskan, “Siapa yang belum pernah dive ke Sabang belum jadi people original dive”.

Melihat keindahan tersebut Arief Yudo Wibowo, Hendra Tan, dan Jilmi Astina Anif, bersama dengan kontributor Sofi Aida Sugiharto dan Reyner Onggara meluncurkan buku The Underwater Realm of : Weh Island, merupakan seri Underwater Realm yang akan menjadi panduan Anda dalam menyelami Pulau Weh-Aceh

Buku ini memiliki keunikan fotografi bawah laut Pulau Weh, secara visual perlahan-lahan mulai dari permukaan laut, bebatuan besar, gunung api bawah laut yang dilimpahi keanekaragaman biota laut mulai dari ikan karang hingga moluska, dinding-dinding yang dihiasi seafan raksasa berwarna-warni, serta variasi coral yang sungguh luarbiasa.

“Menyelam di Pulau Weh tidak hanya mengenai kehidupan bawah lautnya yang cantik dan beranekaragam, tetapi juga menyimpan sensasi lainnya seperti wreck diving,” ujar Arief Yudo Wibowo pada kesempatan yang sama.

“Kami berharap dengan diterbitkannya buku ini dapat meningkatkan potensi pariwisata Kota Sabang disamping terus meningkatkan kesadaran akan potensi bawah lautnya yang sudah seharusnya kita jaga,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang, Zulfi Purnawati. (evi)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.