Terpilih 50 Foto terbaik Kemilau Indonesia Photo Contest 2018

0
143
Suasana pameran foto pariwisata di JCC Jakarta

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sebanyak 2.531 ambil bagian dalam Lomba foto bertajuk “Kemilau Indonesia Photo Contest (KIPC) 2018”. Lomba ini digelar Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) dalam mendukung promosi Visit Wonderful Indonesia (ViWI), sebuah program dicetus Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Hasilnya sebanyak 50 foto terbaik masuk nominasi. Dan terpilih 3 terbaik untuk kategori foto tunggal dan 3 terbaik untuk kategori foto story (foto bertutur). Juara pertama foto tunggal dimenangkan Dezmond Manullang, dengan tema Wonderful Night Borobudur. Juara kedua dimenangkan I Putu Sukman Ghita bertema foto Omed-omedan, Bali. Juara ketiga: Hadiyanto Nyali bertema foto Enjoy Your Life Raja Ampat.

Kategori foto story dimengangkan Arif Hidayat dengan tema foto Wayang Sriwedari, Solo. Juara dua direbut Wawan dengan tema foto Berburu Nyale, Lombok. Dan ketiga dimenangkan Fitra Yogi dengan tema foto Menjaga Cita Rasa Rendang, Padang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana mengapresiasi semangat Forwapar untuk mendukung program ViWI. Dengan KIPC bisa memberikan masukan dan inspirasi baru terhadap upaya pengembangan pariwisata.

“Kami melihatnya ini sangat bagus karena foto adalah bahasa visual terhadap pariwisata dalam kaitannya dengan 18 destinasi yang ada di Visit Wonderful Indonesia 2018,” kata Pitana di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Delapan belas destinasi itu, Danau Toba, Kepri, Padang, Belitung, Palembang, Jakarta, Bandung, Joglosemar, Surabaya-Bromo Tengger Semeru, Jember-Banyuwangi, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Manado-Bunaken, Wakatobi, Labuan Bajo, dan Raja Ampat.

Diharapkan KIPC 2018 mampu memberikan cara pandang baru bagi orang untuk bisa tertarik mendatangi destinasi dalam foto. Terlebih tahun 2018 akan ada dua agenda besar yakni pagelaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang serta Annual Meeting IMF-World Bank di Bali yang bisa kita jadikan momentum untuk mendulang wisman ke Indonesia. “Percuma kita menampilkan foto tapi tidak menjadikan orang untuk berkunjung,” katanya.

Ketua Forwapar Fatkhurrohim mengatakan, penyelenggaran KICP 2018 disambut antusias masyarakat. Terbukti, ada 2.531 foto ikut lomba di event sudah kali ke-2 diselenggarakan ini.

“Tahun lalu hanya terkumpul sebanyak 773 karya foto. Lomba tahun ini meningkat tiga kali lipat atau sebanyak 2.531. Dan 60 persen peserta lomba dari daerah yang ada di Indonesia,” ujarnya juga Ketua Pelaksana KICP 2018

Fatoer, sapaan akrabnya melanjutkan para pemenang lomba dipilih lima juri profesional pengalaman di bidangnya seperti pengajar fotografi, photo traveler, dan pewarta foto nasional. Kurasi foto dilakukan secara ketat dengan melihat keindahan obyek wisata di suatu daerah berupa seni budaya, alam, dan buatan termasuk destinasi wisata digital yang tengah digandrungi wisatawan zaman now.

“Karya foto yang masuk nominasi dan menjadi juara lomba foto KIPC 2018 ini dapat dapat menjadi bahan promosi pemasaran pariwisata oleh Kemenpar. Serta para pemenangnya bisa menjadi endorser untuk menceritakan keindahan Indonesia di media sosial. Untuk melihat foto langsung bisa datang ke Gebyar Wisata Budaya Nusantara yang berlangusng di Jakarta Convention Center, Jakarta yang berlangsung pada 10 hingga 13 Mei 2018 atau bisa lihat di akun instagram dengan #kemilauindonesiaphotocontest2018,” pungkasnya.

Anggota dewan juri lomba foto KIPC 2018 Gathot Subroto, pada lomba tahun ini ada tambahan satu kategori yakni foto story atau foto bertutur dan salah satu pemenangnya mewakili daya tarik wisata kuliner.

”Karyanya bagus bercerita tentang makanan rendang; dari mulai dibuat hingga disajikan di warung. Visualnya bagus sekali,” kata Gathot Subroto.

Edy Purnomo, anggota juri lainnya menambahkan untuk pemenang foto tungggal diwakili seorang wanita sedang berswafoto di destinasi wisata Raja Ampat, Papua Barat.

“Karya foto tunggal yang satu ini menarik sekali. Terlihat body language perempuan di obyek foto itu sangat menikmati landscape di Raja Ampat dengan latar belakang karang-karangnya sebagai ciri khas. Karya foto ini memperlihatkan lebih ke destinasi digital dan mungkin ini salah satu cara untuk melakukan foto selfie yang menarik,” kata Edi Purnomo. (NDY)

LEAVE A REPLY