Ternyata Liburan Bermanfaat bagi Karier Kerja

0
64
Mengisi liburan

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Beban pekerjaan terlalu berat, rutinitas kerja yang kadang membosankan dapat menyebabkan lelah fisik dan psikologis. Tak heran bila banyak karyawan melakukan pelarian dengan cara menonton film bioskop atau karaoke untuk mencari hiburan di luar kesibukan kantor.

Selain hiburan-hiburan singkat tersebut, besar kemungkinan Anda membutuhkan sesuatu yang lebih: beristirahat dari rutinitas sehari-hari untuk menyegarkan pikiran.

Mengambil jatah cuti atau memanfaatkan waktu akhir pekan untuk berlibur ternyata dapat memberikan dampak positif yang berpengaruh terhadap karier kerja Anda. Enam manfaat liburan ini akan Anda rasakan jika Anda rutin pergi berlibur dalam jangka waktu tertentu, seperti dilansir laman Bisnis.com, Selasa (26/09/2017):

#1. Produktivitas kerja meningkat

Bekerja lembur atau di luar jam kerja bukanlah cara yang efektif untuk meningkatkan kinerja produktivitas karyawan. Faktanya, studi yang dilakukan U.S. Travel Association di tahun 2013 menunjukkan bahwa pergi berlibur membuat seseorang lebih rajin dan produktif bekerja.

Penelitian mencatat sekitar enam dari 10 partisipan sudah menyadari bahwa liburan amatlah penting baik kesehatan mentalnya. Selain itu, lebih dari 40% partisipan mengakui bahwa mereka lebih fokus setelah pulang berlibur, sementara tiga per empat partisipan mengatakan liburan dapat membangkitkan energi yang pada gilirannya membuat bekerja lebih baik. Hal ini tentunya akan menguntungkan Anda karena mendorong penilaian positif dari perusahaan.

#2. Meningkatkan kerja sama dan kemampuan organisasi/bisnis

Tanpa disadari, liburan bersama teman maupun pasangan dapat meningkatkan kemampuan kerja sama tim. Kerja sama yang baik dibutuhkan agar bisa saling kompak, melancarkan komunikasi, dan saling memahami saat harus menghadapi situasi yang tidak diharapkan ketika berada di perjalanan.

Kemampuan untuk mencari jalan keluar saat tersesat di negara lain, atau skill emosional untuk tetap tenang di saat genting adalah beberapa hal yang relevan dalam keseharian di kantor. Saat traveling, Anda juga dilatih untuk berpikir luas dan beradaptasi dengan mudah, sehingga saat kondisi di lingkungan kerja sedang tidak ideal, Anda dapat melakukan hal-hal tersebut untuk mencari solusi yang tepat.

#3. Kesehatan dan stres membaik

Cuti memiliki arti lebih penting dari sekadar rehat. Pergi berlibur justru menjadi salah satu cara melepas stres. Menjaga tingkat stres secara normal, pada gilirannya akan mengurangi risiko mengembangkan masalah kesehatan fisik dan mental dari waktu ke waktu.

Study yang dipublikasikan secara online dalam journal PLoS ONE mengungkapkan wanita yang memiliki tekanan pekerjaan tinggi berisiko 67% untuk mengalami serangan jantung, dan 38% lebih mungkin mengalami stroke atau hipertensi. Kondisi stres juga rentan menyebabkan depresi, obesitas, sakit kepala, amnesia, serta memicu kebiasaan lebih sering merokok dan minum. Itulah mengapa dengan tubuh dan pikiran sehat, tentu dapat memotivasi gairah kerja dan memudahkan Anda meraih cita-cita mendapatkan jenjang karier yang lebih tinggi.

#4. Merasa lebih bahagia

Liburan dapat membuat seseorang bahagia karena memberikan keseimbangan antara dunia kerja dan kehidupan pribadi. Selain itu, bepergian juga dapat mengembalikan mood menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan begini, Anda dapat kembali bekerja dengan lebih senang hati setelah selesai liburan.

Menariknya, berlibur dapat meningkatkan rasa bahagia, bahkan sejak Anda mulai merencanakan. Menurut para ahli, merencanakan liburan mulai dari mencari tiket, memilih hotel, hingga menentukan tempat wisata yang akan dikunjungi, bisa memberikan rasa puas dan bahagia. Energi positif seperti ini juga akan membuat Anda lebih semangat kerja meskipun jadwal liburan masih beberapa minggu lagi.

#5. Meningkatkan soft skill

Tak hanya sekadar memberikan kesenangan semata, bepergian menawarkan kesempatan bagus untuk mengembangkan kemampuan diri guna membantu meningkatkan kesuksesan Anda. Contohnya, saat mengunjungi tempat baru, Anda akan bertemu orang asing dengan latar, tradisi, dan pandangan berbeda. Hal ini ternyata dapat meningkatkan kemampuan soft skill, seperti bahasa, komunikasi, networking, negosiasi, manajemen waktu, hingga kepemimpinan secara tidak langsung.

Tak hanya itu, perjalanan yang Anda alami selama traveling juga akan memberikan pengalaman yang mungkin belum pernah Anda dapatkan dan akan diingat seumur hidup. Misalnya, menyaksikan keunikan budaya adat setempat, bertemu orang baru di tengah perjalanan, hingga mengasah hobi seperti memasak dan fotografi.

#6. Mendapat inspirasi baru

Anda bukan robot. Anda butuh liburan untuk menyegarkan tubuh dan pikiran. Beragam aktivitas dan atraksi di tempat wisata juga dapat merangsang otak untuk mengeluarkan ide-ide atau inspirasi “out of the box” yang berguna untuk mengembangkan perusahaan.

Studi yang dilakukan U.S. Travel Association menemukan bahwa orang yang liburan memiliki kesempatan 6,5% lebih tinggi untuk dipromosikan. Peneliti percaya bahwa bepergian dapat meningkatkan kreativitas dan mengarah pada pengembangan diri. Jadi bukan mustahil, pulang cuti Anda malah dapat promosi. (*)

LEAVE A REPLY