Taman Wisata Kupu-kupu Jadi Daya Tarik Wisatawan

0
73
Taman Wisata Kupu-kupu (Foto: kumpugas)

TABANAN. Bisniswisata.co.id: Taman Edukasi Wisata Kupu-Kupu di Desa Wanasari, Kabupaten Tabanan, sekitar 25 km barat laut Kota Denpasar, Bali memiliki koleksi sekitar 950 jenis kupu-kupu. Kupu-kupu tersebut menjadi daya tarik wisatawan ke tempat tersebut.

Pemandu Wisata Edukasi Taman Kupu-Kupu tersebut Luh Putu Sri wahyuni mengatakan, ratusan jenis kupu-kupu terbang bebas di atas hamparan lahan tertata apik seluas 8.500 meter persegi (85 are). Berbagai jenis pepohonan besar ditata apik serta ratusan jenis kupu-kupu beterbangan secara bebas menambah daya tarik objek wisata di daerah ‘gudang beras’ Pulau Dewata itu.

Sri Wahyuni menambahkan wisatawan dalam dan luar negeri maupun masyarakat setempat umumnya mengagumi keunikan objek wisata kupu-kupu tersebut sekaligus mengabadikannya. Berbagai jenis koleksi kupu-kupu antara lain jenis raksasa atau biasa disebut kupu-kupu barong, disamping ratusan lainnya kupu-kupu berwarna-warni.

“Yang paling disuka oleh para tamu yang datang adalahkupu-kupu raksaksa atau biasa disebut dengan kupu-kupu barong yang merupakan kupu-kupu khas Bali,” ujar Luh Putu Sri wahyuni di Tabanan, seperti dikutip laman Antara, Kamis (21/09/2017).

Selain itu juga kupu-kupu jenis trodies helena dan kupu kupu idealblacardi. Menurut Sri ratusan jenis kupu-kupu tersebut didatangkan dari berbagai daerah di Nusantara. Di tempat ini baru kemudian dikembang biakkan sehingga populasinya terus bertambah.

Dari ratusan jenis kupu-kupu tersebut setiap satu ekor bisa menghasilkan 1.500 kepompong. Pihak pengelola dengan tenaga terampil selalu teliti untuk melakukan perawatan saat di penangkaran, agar populasinya terus bertambah.

Ratih, seorang pengunjung, mengaku sangat kagum atas adanya wisata edukasi kupu-kupu di Tabanan.”Objek Wisata ini hendaknya dapat dipertahankan dan dijaga kelestariannya, agar kupu-kupu tidak punah. Saya sangat senang berada di sini, selain terhibur anak saya juga senang melihat kupu-kupu banyak di alam bebas,” katanya. (*/ANO)

LEAVE A REPLY